Retur penjualan adalah akun kontra pendapatan yang mengurangi penjualan bruto menjadi penjualan bersih.

Satu transaksi retur menyentuh empat akun sekaligus, dari jurnal retur dan koreksi piutang hingga pembaruan stok dan HPP.

Retur yang tidak dicatat membuat pendapatan overstated, AR aging distorsi, stok tidak sinkron, dan margin semu.

Sistem ERP terintegrasi mencatat retur sekali dan otomatis menyinkronisasi akuntansi, piutang, dan inventaris.