Aplikasi purchase order (PO) adalah software yang membantu bisnis mengelola pemesanan barang atau jasa dari pemasok dengan lebih rapi, cepat, dan terkontrol. Melalui sistem ini, perusahaan dapat mengurangi kesalahan pencatatan, mempercepat approval, dan memantau proses pembelian dengan lebih jelas.
Sayangnya, banyak bisnis masih membuat PO secara manual lewat spreadsheet atau email, sehingga proses pembelian sering terasa lambat dan sulit dipantau. Karena itu, penggunaan software purchase order menjadi pilihan yang lebih praktis, apalagi artikel ini juga membahas sembilan rekomendasi terbaik di Indonesia beserta fitur unggulan dan tips memilihnya.
Key Takeaways
Software purchase order adalah sistem untuk membuat, mengelola, dan melacak pesanan pembelian.
Software ini memastikan proses pembelian lebih terstruktur, terdokumentasi, dan mudah diawasi.
Software purchase order membantu bisnis mengelola proses pembelian secara cepat dan efisien.
Tantangan implementasinya adalah integrasi sistem, adopsi pengguna, dan akurasi data selama proses.
- Apa Itu Software Purchase Order (PO) dan Manfaatnya bagi Bisnis?
- 10 Rekomendasi Software Purchase Order (PO) di Indonesia
- Perbedaan Software Purchase Order dan Software Procurement
- Masalah Umum Tanpa Aplikasi Purchase Order
- Fitur Utama dalam Software Purchase Order
- Tips Memilih Software Purchase Order Terbaik untuk Bisnis
- Kesimpulan
Apa Itu Software Purchase Order (PO) dan Manfaatnya bagi Bisnis?
Aplikasi purchase order adalah software yang menyederhanakan proses pembelian, mulai dari pembuatan hingga pelacakan dan persetujuan. Aplikasi ini memungkinkan bisnis untuk membuat, mengirim, melacak, dan mengelola purchase order (PO) dengan lebih efisien.
Berikut manfaat utama dari aplikasi PO yang dicari bisnis:
- Kemudahan pembuatan PO: Membuat purchase order dengan lebih mudah dan akurat, tanpa perlu lagi mengisi formulir secara manual.
- Pelacakan pesanan secara real-time: Memantau status pesanan di setiap tahap, mulai dari pemesanan hingga pengiriman.
- Proses persetujuan lebih cepat: Memfasilitasi persetujuan elektronik untuk purchase order sehingga proses pembelian berjalan lebih efisien.
- Integrasi manajemen inventaris: Terintegrasi dengan sistem inventaris untuk mengotomatiskan purchase order berdasarkan level stok barang.
- Penghematan biaya: Mengurangi biaya pembelian melalui otomatisasi tugas berulang dan pengelolaan inventaris yang lebih optimal.
10 Rekomendasi Software Purchase Order (PO) di Indonesia
Mengelola proses pembelian kini bisa lebih efisien dengan bantuan software purchasing. Berikut sembilan rekomendasi aplikasi PO terbaik di Indonesia yang dapat membantu Anda menemukan solusi paling sesuai untuk bisnis:
| Software | Skala Bisnis | Fitur Utama | Harga |
| EQUIP | Enterprise & Mid-size | Otomatisasi PO, approval workflow bertingkat, integrasi inventori, tracking vendor, laporan real-time. | Hubungi tim konsultan kami via WhatsApp untuk mendapatkan penawaran yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan Anda |
| Precoro | Mid-size & Enterprise | Pembuatan PO cepat, manajemen vendor, kontrol anggaran, approval otomatis, penerimaan barang & invoice matching. | Mulai dari USD $35/user/bulan |
| HashMicro | Mid-size & Enterprise | Otomatisasi pembelian lengkap, multi-level approval, vendor management, integrasi inventori & akuntansi, dashboard real-time. | Hubungi tim HashMicro untuk penawaran sesuai kebutuhan perusahaan Anda |
| Kissflow | Mid-size & Enterprise | Alur persetujuan fleksibel, pembuatan permintaan & PO, tracking status, integrasi multi-aplikasi, analitik pengadaan. | Mulai dari USD $20/user/bulan tergantung paket |
| Total ERP | Enterprise & Mid-size | Modul PO terintegrasi penuh, kontrol biaya, manajemen vendor, integrasi stok, workflow persetujuan. | Silakan konsultasikan kebutuhan Anda melalui WhatsApp untuk mengetahui skema harga terbaik |
| Procurify | Mid-size & Enterprise | Pengajuan pembelian, pembuatan PO, kontrol anggaran, manajemen vendor, pelacakan pengeluaran | Mulai dari $12 per user per bulan untuk paket dasar. |
| Odoo | UMKM hingga Enterprise | Otomatisasi RFQ & PO, kontrol suplai, integrasi inventori & akuntansi, vendor price list, smart reordering. | Mulai dari USD $31.10/user/bulan (modular) |
| Xero | UMKM hingga Enterprise | Pembuatan & pelacakan PO sederhana, integrasi akuntansi, konversi PO ke invoice, manajemen supplier dasar. | Mulai dari USD $29/bulan |
| RedERP | UKM & Mid-size | Pembuatan PO cepat, manajemen supplier, monitoring status pesanan, integrasi gudang, notifikasi proses pembelian. | Mulai dari USD $10–$25/user/bulan bergantung pada paket dan fitur. |
1. Software Purchase Order (PO) EQUIP ERP
Software Purchase Order (PO) yang tepat dapat membantu meningkatkan efisiensi pengadaan dan kontrol biaya perusahaan. Dengan sistem seperti EQUIP, proses purchasing menjadi lebih terstruktur dan terintegrasi, terutama jika didukung oleh form permintaan material proyek digital untuk memastikan setiap pengajuan pembelian sesuai kebutuhan dan anggaran.
EQUIP menawarkan kemudahan untuk pengelolaan pengadaan produk atau barang dari berbagai industri dan perusahaan. Aplikasi PO EQUIP juga dilengkapi e-catalogue yang mempermudah proses pembelian sekaligus melacak seluruh purchase request dari berbagai divisi dalam satu layar.
Salah satu keunggulan utama aplikasi PO EQUIP adalah kemudahan akses untuk melakukan uji coba fitur gratis. Anda bisa langsung menjadwalkan demo gratis di sini atau mengecek dulu perbandingan harganya dengan kompetitor pada banner berikut:
Fitur aplikasi purchase order EQUIP ERP:
- Menyediakan template profesional yang membantu menyederhanakan pembuatan purchase request dan RFQ.
- Perbandingan RFQ (Request for Quotation) untuk mengoptimalkan proses tender pembelian dan memilih vendor terbaik.
- Kemudahan mengelola vendor melalui laporan lengkap mengenai kinerja supplier menggunakan fitur vendor evaluation system.
- Manajemen multi-level approval yang mempermudah pengajuan pembelian dari berbagai cabang dan divisi perusahaan.
- E-Procurement untuk tender dan RFQ/ITQ online yang memungkinkan proses pengadaan, penawaran, dan seleksi vendor berjalan lebih cepat dan transparan.
- Kalkulasi landed cost untuk menghitung total biaya barang secara akurat, termasuk ongkos kirim, bea cukai, pajak, dan biaya tambahan lainnya.
| Kelebihan | Kekurangan |
|
|
2. Aplikasi Purchase Order Precoro
Precoro adalah salah satu aplikasi PO berbasis cloud yang dirancang untuk membantu bisnis mengotomatisasi dan mengoptimalkan proses pembelian. Kantor pusat Precoro berada di Brooklyn, New York, Amerika Serikat.
Aplikasi PO Precoro memiliki fitur yang cukup lengkap untuk memenuhi kebutuhan pengadaan. Fitur yang diunggulkan aplikasi purchase order ini antara lain:
- Permintaan pembelian online
- Persetujuan alur kerja
- Katalog elektronik
| Kelebihan | Kekurangan |
|
|
3. Aplikasi PO HashMicro
HashMicro menyediakan software purchase order yang membantu perusahaan mengendalikan biaya pembelian secara lebih efisien. Sistem ini mendukung pelacakan barang masuk, notifikasi pengiriman dan penerimaan, serta pengelolaan cost center dan anggaran per departemen.
Selain itu, software ini juga membantu tim memantau tagihan vendor yang belum dibayar melalui notifikasi otomatis. Fitur tersebut membuat proses pembelian lebih tertata dan memudahkan perusahaan menjaga ketepatan pembayaran invoice.
Beberapa fitur lain yang terdapat pada aplikasi purchase order ini, yaitu:
- PR (Purchase Request) approval management
- RFQ, PO, dan PR management
- Blanket Order (pesanan berulang) management
| Kelebihan | Kekurangan |
|
|
4. Aplikasi Purchase Order Kissflow
Kissflow adalah software purchase order berbasis low-code yang membantu menyederhanakan manajemen kerja dan mempercepat transformasi digital. Platform ini dirancang untuk mendekatkan pengguna bisnis dan tim TI dalam satu alur kerja yang lebih terintegrasi.
Aplikasi purchase order ini juga menyediakan solusi manajemen proses bisnis (BPM) berbasis cloud yang membantu bisnis mengotomatisasi dan mengoptimalkan proses kerja. Berikut adalah beberapa fitur utama aplikasi PO Kissflow:
- Pembuat alur kerja drag-and-drop
- Persetujuan alur kerja
- Pelacakan kemajuan
- Laporan dan analisis
| Kelebihan | Kekurangan |
|
|
5. Software Purchase Order Total ERP
Total ERP adalah solusi lengkap untuk membantu meningkatkan produktivitas usaha. Aplikasi PO milik Total ERP menawarkan solusi all-in-one sehingga perusahaan dapat meningkatkan efektivitas di berbagai aspek penting alur kerja hanya dengan satu software.
Beberapa fitur lain yang terdapat pada software purchase order ini, yaitu:
- Management blanket order
- RFQ, PO, dan PR management
- Memenuhi kebutuhan berbagai jenis perusahaan
| Kelebihan | Kekurangan |
|
|
6. Aplikasi PO Procurify
Procurify menjadi salah satu opsi software purchase order yang banyak digunakan oleh perusahaan yang ingin menata proses pembelian secara lebih terstruktur. Platform ini membantu bisnis mengatur permintaan pembelian, memonitor pengeluaran, dan menjaga alur procurement tetap rapi dalam satu sistem yang mudah diakses.
Selain itu, Procurify menawarkan cara yang jelas untuk melihat arus pengeluaran perusahaan sehingga tim bisa mengontrol pembelian dengan lebih disiplin. Sistem ini juga membantu bisnis memiliki dokumentasi yang tertata agar setiap transaksi dapat ditelusuri kembali dengan cepat saat dibutuhkan.
Fitur yang disediakan oleh aplikasi PO milik Procurify adalah sebagai berikut:
- Purchase request dan purchase order
- Laporan pengeluaran dan aktivitas procurement
- Expense dan invoice tracking
| Kelebihan | Kekurangan |
|
|
7. Aplikasi Purchase Order Odoo
Odoo, yang didirikan oleh Fabien Pinckaers di Belgia, menawarkan sistem ERP berbasis rangkaian aplikasi open source. Kemudahan kustomisasi dan penggunaan menjadi daya tarik utama, didukung oleh komunitas pengguna yang besar.
Meski aplikasi PO milik Odoo ERP menawarkan harga yang relatif terjangkau, fitur dasarnya tetap memerlukan cukup banyak kustomisasi. Proses ini dapat memakan waktu lebih lama, terutama bagi perusahaan yang membutuhkan alur pembelian yang lebih spesifik.
Berikut ini merupakan fitur yang ditawarkan oleh aplikasi purchase order Odoo:
- Manajemen purchase order
- Integrasi inventaris
- Analisis dan laporan pembelian
| Kelebihan | Kekurangan |
|
|
8. Software PO Xero
Xero merupakan perusahaan software asal Selandia Baru yang telah berdiri sejak 2006. Perusahaan ini menawarkan berbagai solusi operasional untuk bisnis dan lebih dikenal melalui software akuntansinya, termasuk fitur purchase order.
Namun, fitur purchase order yang disediakan masih tergolong basic dan belum terlalu lengkap. Meski begitu, aplikasi ini tetap dapat membantu bisnis melacak pesanan dan pengiriman untuk memastikan aktivitas pembelian berjalan lebih tertata.
Berikut ini merupakan beberapa fitur yang ditawarkan oleh aplikasi Xero:
- Template purchase order siap pakai
- Sinkronisasi otomatis dengan invoice
- Pelacakan status pesanan
| Kelebihan | Kekurangan |
|
|
9. Aplikasi PO RedErp
Red ERP merupakan solusi ERP yang dihadirkan PT Lawencon Internasional untuk membantu perusahaan mengintegrasikan dan mengotomatisasikan kegiatan operasional bisnis ke dalam satu sistem terpadu.
Red ERP juga menyediakan aplikasi purchase order yang membantu perusahaan mengelola proses pembelian melalui beberapa fitur berikut:
- Digital billing system
- Sistem integrasi
- Request for Quotation (RFQ)
| Kelebihan | Kekurangan |
|
|
10. Software PO Koneksi
Koneksi adalah software procurement yang membantu bisnis mengatur proses pembelian dengan lebih terstruktur. Platform ini menyediakan fitur yang mendukung pengelolaan permintaan barang hingga pemantauan status pesanan dalam satu sistem.
Aplikasi ini dirancang agar tim purchasing dapat bekerja lebih efisien tanpa harus berpindah-pindah alat. Selain itu, Koneksi menawarkan alur kerja yang jelas sehingga setiap tahapan pengadaan bisa dipantau dengan mudah.
Berikut ini merupakan fitur yang ditawarkan oleh aplikasi purchase order Koneksi:
- Blanket Purchase Order Management
- Vendor/Supplier Rating Analysis
- Multiple PO, RFQ, & PR Management
| Kelebihan | Kekurangan |
|
|
Perbedaan Software Purchase Order dan Software Procurement
| Software Purchase Order | Software Procurement |
|
|
Masalah Umum Tanpa Aplikasi Purchase Order
Berikut adalah beberapa permasalahan yang dihadapi oleh bisnis yang tidak menggunakan aplikasi purchase order:
1. Kesalahan Pemesanan
Tanpa aplikasi pembelian yang canggih, pemesanan sering dilakukan secara manual sehingga meningkatkan risiko kesalahan, seperti jumlah barang yang tidak sesuai atau pengiriman barang yang salah.
2. Kurangnya Transparansi
Tanpa sistem terpusat, bisnis akan lebih sulit memantau status pemesanan, pengiriman, dan pembayaran. Kondisi ini dapat memicu kebingungan dan keterlambatan dalam pengelolaan inventaris.
3. Proses Lambat
Tanpa sistem otomatis, pencocokan antara faktur, purchase order, dan barang yang diterima menjadi lebih sulit. Akibatnya, proses pembayaran kepada pemasok berjalan lebih lambat dan risiko ketidakakuratan pun meningkat.
4. Rentan pada Pemborosan
Tanpa software yang memantau pengeluaran, bisnis menjadi lebih rentan terhadap pemborosan atau pembelian barang yang tidak diperlukan. Hal ini dapat mengganggu anggaran dan arus kas perusahaan.
Tanpa aplikasi purchase order, bisnis menjadi lebih rentan terhadap kesalahan, pemborosan, dan keterlambatan yang berdampak langsung pada efisiensi operasional maupun profitabilitas.
Karena itu, penting bagi perusahaan untuk mempertimbangkan penggunaan aplikasi yang mendukung proses pembelian secara lebih terstruktur. Selain aplikasi PO, bisnis juga dapat memanfaatkan aplikasi invoice untuk membantu mengelola proses faktur, pembayaran, dan pencatatan keuangan dengan lebih efektif.
Fitur Utama dalam Software Purchase Order
Software Purchase Order membantu bisnis mengelola proses pembelian dengan lebih cepat, akurat, dan mudah dipantau. Dengan memahami fitur-fitur intinya, Anda bisa memilih solusi yang benar-benar meningkatkan efisiensi operasional.
- Pembuatan PO otomatis: Sistem membuat purchase order secara otomatis berdasarkan permintaan atau stok yang menipis.
- Approval workflow bertingkat: Setiap PO mengikuti alur persetujuan sesuai struktur organisasi untuk menjaga kontrol pembelian.
- Manajemen supplier: Software menyimpan dan mengatur data vendor sehingga Anda lebih mudah mengevaluasi performa dan harga.
- Tracking status PO: Anda dapat memantau status PO secara real-time mulai dari pengajuan hingga barang diterima.
- Integrasi inventori: Sistem menghubungkan PO dengan stok gudang agar pembelian selalu sesuai kebutuhan aktual.
Tips Memilih Software Purchase Order Terbaik untuk Bisnis
Memilih software purchase order (PO) yang tepat merupakan langkah penting untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas proses pembelian dalam bisnis Anda. Berikut adalah beberapa tips yang dapat membantu Anda dalam memilih aplikasi PO yang sesuai:
1. Pahami Kebutuhan Bisnis Anda
- Jenis dan volume pembelian: Berapa banyak jenis barang atau jasa yang Anda beli? Berapa volume pembelian per bulan atau per tahun?
- Alur kerja pembelian: Bagaimana alur kerja pembelian saat ini di perusahaan Anda? Apakah ada beberapa tahap persetujuan yang diperlukan?
- Fitur yang diperlukan: Fitur apa saja yang Anda butuhkan dalam aplikasi PO? Apakah Anda memerlukan manajemen vendor, pelacakan pesanan, persetujuan online, atau analisis data?
- Integrasi dengan sistem lain: Apakah Anda ingin aplikasi PO terintegrasi dengan sistem lain di perusahaan, seperti ERP atau akuntansi?
2. Tetapkan Anggaran
Software PO tersedia dalam berbagai pilihan harga, mulai dari yang gratis hingga yang premium. Karena itu, penting untuk menetapkan anggaran sebelum mulai mencari solusi yang sesuai.
3. Lakukan Riset
Ada banyak aplikasi PO yang tersedia di pasaran. Lakukan riset untuk membandingkan berbagai software dan menemukan yang paling sesuai dengan kebutuhan Anda, misalnya melalui ulasan online, demo, atau diskusi langsung dengan vendor.
4. Pertimbangkan Kemudahan Penggunaan
Software PO yang mudah digunakan akan membantu menghemat waktu dan meningkatkan efisiensi kerja. Pastikan software yang Anda pilih memiliki antarmuka yang intuitif dan mudah dipahami tim.
5. Coba Demo Software
Banyak vendor software PO menawarkan uji coba gratis. Salah satunya, EQUIP, yang memungkinkan Anda mencoba software sebelum membelinya. Cukup klik banner di bawah ini untuk menjadwalkan demo:
Kesimpulan
Software purchase order (PO) adalah solusi yang membantu perusahaan mengotomatisasi dan menyederhanakan alur kerja pembelian. Sistem ini membantu meningkatkan efisiensi sekaligus mendukung kontrol biaya yang lebih baik.
Memilih software PO yang tepat membutuhkan pertimbangan atas beberapa faktor penting, seperti kebutuhan bisnis, fitur yang diperlukan, integrasi dengan sistem lain, kemudahan penggunaan, dan anggaran. Dengan memilih software purchase order yang sesuai, perusahaan dapat menjalankan proses pembelian yang lebih tertata, efisien, dan menguntungkan.
PO system dari EQUIP ERP hadir sebagai solusi komprehensif untuk membantu perusahaan mengoptimalkan proses pembelian. Dengan fitur automasi yang ditawarkan, perusahaan dapat menghemat waktu dan biaya sekaligus meningkatkan efisiensi operasional secara keseluruhan. Demo gratis sekarang.
FAQ tentang Software Purchase Order
Aplikasi purchase order (PO) adalah perangkat lunak yang membantu perusahaan mengelola proses pemesanan barang atau jasa secara otomatis, mulai dari pembuatan hingga pelacakan pesanan, sehingga meningkatkan efisiensi dan akurasi dalam pengadaan.
Proses PO adalah rangkaian langkah yang dilakukan perusahaan untuk membuat, menyetujui, dan mengirimkan pesanan kepada pemasok. Tahapan ini biasanya mencakup permintaan barang, persetujuan manajemen, pengiriman PO, dan penerimaan barang atau jasa.
Contoh PO dapat berupa dokumen yang dikeluarkan oleh tim pembelian di perusahaan manufaktur untuk memesan bahan baku dari pemasok, lengkap dengan jumlah, harga, dan tanggal pengiriman yang telah disepakati.











