Pengertian Akuntabilitas dalam Akuntansi dan Implementasinya

Dalam manajemen perusahaan, kita mungkin sering mendengar istilah akuntabilitas. Pengertian akuntabilitas biasanya berhubungan dengan kondisi tertentu yang memerlukan tanggung jawab.

Akuntabilitas bisa kita katakan sebagai sebuah prinsip yang kerap diterapkan oleh akuntan untuk menjalankan tugasnya. Dalam hal ini, prinsip tersebut harus benar-benar dipegang perusahaan supaya semua karyawannya bisa menjalankan tugas mereka dengan baik.

DemoGratis

Pengertian Akuntabilitas

Pengertian akuntabilitas secara umum adalah sebuah bentuk tanggung jawab terhadap kewajiban atau tugas yang telah dilakukan. Biasanya akuntabilitas berhubungan dengan manajemen dan akuntansi dalam perusahaan.

Jika dijelaskan dengan rinci, akuntabilitas memiliki arti sebagai bentuk tanggung jawab dari seseorang maupun organisasi kepada orang atau pihak yang memiliki hak meminta dan mendapatkan keterangan tentang aktivitas bisnis. Selain itu kegiatan bisnis, juga bisa mengetahui kinerja perusahaan atau organisasi untuk menjalankan tugas guna mencapai sebuah tujuan.

Pengertian Akuntabilitas Berdasarkan Pendapat Ahli

Di bawah ini ada beberapa pengertian akuntabilitas berdasarkan pendapat para ahli, antara lain :

1. Menurut Syahrudin Rasul

Pengertian akuntabilitas menurut Syahrudin Rasul adalah sebuah kemampuan untuk memberikan jawaban atas tindakan individu atau sekumpulan orang terhadap khalayak atau masyarakat luas di sebuah perusahaan.

2. Menurut Mahmudi

Akuntabilitas juga memiliki pengertian sebagai agen atau pemerintah yang mengelola sumber daya, kemudian melaporkan serta mengungkapkan semua aktivitas terkait dengan pemanfaatan sumber daya umum atau publik ke pihak prinsipal selaku pemberi mandat.

3. Menurut Mursyidi

Pengertian lainnya dari akuntabilitas yaitu mempertanggungjawabkan manajemen sumber daya dan pelaksanaan kebijakan tertentu yang telah dipercayakan kepada pihak entitas pelaporan untuk mencapai tujuan tertentu secara periodik.

4. Menurut Sedarmayanti

Sedarmayanti berpendapat bahwa pengertian akuntabilitas adalah sebuah kewajiban yang memberikan pertanggungjawaban sekaligus menerangkan tindakan dan kinerja seseorang ke pihak yang mempunyai kewenangan atau hak meminta pertanggungjawaban maupun keterangan.

5. Menurut Lawtion and Rose

Arti dari akuntabilitas adalah proses ketika individu maupun organisasi membuat sebuah laporan kegiatan sebagai tanggung jawabnya.

6. Menurut Adisasmita

Adisasmita berpendapat jika akuntabilitas adalah sebuah instrumen pertanggungjawaban terhadap konsep kegagalan dan keberhasilan fungsi dan tugas pokok organisasi.

Prinsip Akuntabilitas

Berikut ini yang termasuk ke dalam prinsip akuntabilitas adalah :

  • Komitmen pimpinan dan semua karyawan untuk manajemen organisasi yang bernilai akuntable.
  • Prinsip akuntabilitas lainnya yaitu, akuntabilitas merupakan sebuah sistem untuk menjamin pemanfaatan sumber daya dengan cara konsisten sesuai undang-undang yang telah berlaku.
  • Memperlihatkan tingkat pencapaian terhadap sasaran dan tujuan yang sudah perusahaan tetapkan.
  • Prinsip akuntabilitas lainnya yaitu akuntabilitas berorientasi terhadap misi, visi, manfaat dan hasil yang organisasi dapatkan.
  • Memegang erat sebuah transparansi, nilai kejujuran, inovatif dan objektif.

Fungsi Akuntabilitas

Pengertian akuntabilitas

Akuntabilitas memiliki peranan yang sangat penting, karena organisasi atau perusahaan dapat mengambil langkah-langkah selanjutnya dengan mudah. Berikut ini fungsi penting dari akuntabilitas, antara lain :

1. Meningkatkan Efektivitas dan Efisiensi Kinerja

Akuntabilitas berfungsi untuk meingkatkan efektivitas dan efisiensi terhadap kinerja. Melalui akuntabilitas, maka semua aktivitas terkait dengan pekerjaan bisa lebih efektif. Selain itu, akuntabilitas dapat kita katakan efisien mengingat adanya evaluasi secara terus menerus dan berkala.

2. Sebagai Alat untuk Monitoring

Fungsi akuntabilitas di sini maksudnya adalah untuk dapat memonitor atau mengawasi tugas maupun kewajiban seseorang untuk ia pertanggungjawabkan terhadap atasannya.

Anda juga dapat menggunakan akuntabilitas sebagai sebuah media pengukur keberhasilan terhadap tugas-tugas tertentu yang telah anda jalankan. Sebuah pekerjaan dapat kita katakan berhasil apabila dapat anda selesaikan dengan baik, serta dapat anda pertanggungjawabkan.

3. Mencegah Penyalahgunaan Terhadap Jabatan

Ini adalah fungsi terpenting pada akuntabilitas. Kita ketahui jika penyalahgunaan terhadap jabatan merupakan salah satu bentuk korupsi yang bisa terjadi dalam perusahaan atau bisnis.

Melalui konsep akuntabilitas ini, maka kemungkinan penyelewengan terhadap jabatan dan tugas dapat anda minimalisir. Pada akuntabilitas, biasanya harus menyertakan laporan pertanggungjawaban secara akurat agar terhindar dari potensi atau indikasi korupsi di sebuah perusahaan atau bisnis.

4. Memantau Tugas

Fungsi dari akuntabilitas lainnya yaitu untuk mengelola dan memantau sebuah program dan tugas suatu kegiatan. Contohnya saja, seorang manajer menerapakan sebuah prinsip akuntabilitas untuk bawahannya supaya bisa memantau pekerjaan atau tugas yang dilakukan.

Jenis-jenis Akuntabilitas

Jenis-jenis dari akuntabilitas atau pertanggungjawaban terdiri atas 3 bagian, antara lain :

1. Akuntabilitas Horizontal

Jenis ini mengacu terhadap tanggung jawab tertentu yang tidak berhubungan dengan posisi organisasi atau perusahaan. Akuntabilitas jika kita lihat secara horizontal, umumnya berkaitan dengan lingkungan eksternal atau masyarakat. Contoh dari akuntabilitas horizontal yaitu misi berbasis pelayanan publik organisasi atau perusahaan, contohya adalah Corporate Social Responsibility atau CSR.

2. Akuntabilitas Vertikal

Ini adalah sebuah pertanggungjawaban yang umumnya mengacu pada serangkaian kondisi atau prinsip yang berlaku dalam posisi tertentu. Contohnya saja, seseorang yang bertanggung jawab terhadap otoritas lebih tinggi misalnya pimpinan atau manajer perusahaan. Selain itu, bisa juga pemangku kepentingan organisasi atau perusahaan yang memiliki tanggung jawab terhadap investor.

3. Akuntabilitas Publik

Jenis ini berkaitan dengan pemberian informasi terhadap pemangku kepentingan yang berhubungan dengan kinerja keuangan dan kegiatan pemerintah.

Cara Meningkatkan Akuntabilitas Perusahaan Secara Efektif

Pengertian akuntabilitas

Berikut di bawah ini ada beberapa cara untuk meningkatkan akuntabilitas dalam perusahaan, antara lain :

1. Manajemen Harus Ikut Terlibat

Kehadiran manajemen untuk menjadi pendorong dan penyemangat kinerja tim memiliki peranan yang sangat penting. Karenanya jangan sampai membuat tim menyerah. Namun jika tidak, maka sebagian besar pihak yang profesional akan mundur dan menolaknya untuk menentang rencana tersebut secara terbuka.

2. Transparansi Hasil dan Tindakan

Sebenarnya sudah hukum alam jika saat kita tahu seseorang tengah mengawasi kita, sehingga biasanya kita akan berusaha untuk memenuhi harapan dan bekerja lebih keras lagi.

Misalnya saja, ketika pergi ke sebuah tempat fitness, jika anda melakukan sit up atau push up, maka besar kemungkinan anda tidak melakukan repetisi sebanyak ketika diawasi instruktur. Sebenarnya, beberapa klub olahraga telah secara aktif menggunakan strategi supaya anggotanya bisa lebih keras berlatih. .

3. Mengembangkan Tindakan dan Nilai

Jika sebuah kepemimpinan perusahan dapat menghubungkan tindakan apa saja yang harus perusahaan ambil beserta nilai-nilai dari perusahaan, jadi percayalah jika peluang suskes bisa meningkat dramatis.

4. Semangat Berkompetisi

Mempunyai semangat berkompetisi, untuk kebanyakan profesional kepemimpinan sangat penting sangat penting dalam meningkatkan kinerja. Akuntabilitas termasuk hal penting bagi pembukuan usaha dan proses keuangan.

5. Memastikan Transparansi

Melalui transparansi ini, maka perusahaan pasti bisa mematuhi beberapa prinsip pertanggungjawaban. Maksud dari transparan di sini adalah keterbukaan pada pengawasan kegiatan dan program dari pihak-pihak terkait.

Mungkin karyawan akan menganggap hal ini membosankan, namun jika memahami tujuan yang ada di balik prosedur dan kebijakan, serta mempunyai pedoman dengan jelas, maka mereka cenderung bisa melakukan hal-hal yang benar.

6. Keterlibatan Manajemen

Mengelola sebuah usaha dengan menjunjung akuntabilitas membutuhkan peran langsung bagi manajemen. Selain itu, pihak manajemen perusahaan wajib menunjukkan adanya dukungan melalui partisipasi pada kegiatan atau program perusahaan.

Menghadirkan ruangan yang benar-benar nyaman untuk karyawan, agar mereka bisa berpartisipasi secara bertanggug jawab. Dengan demikian, anda akan memperoleh kebebasan meminta pertanggungjawaban staf terhadap perusahaan atau organisasi sesuai dengan harapan. Di samping itu, adanya partisipasi manajemen berguna untuk mengevaluasi kinerja dan hasil sekaligus program perusahaan.

7. Balance Scorecard

Balanced scorecard atau kartu skor berimbang, maksudnya adalah sebuah sistem manajemen dengan fungsi dapat menerjemahkan tujuan dari strategis perusahaan ke dalam tujuan kinerja secara terukur. Sehingga dapat memastikan tujuan organisasi atau perusahaan dapat terpenuhi.

Mempunyai balanced scorecad seimbang sudah tentu bisa menjaga, bahkan dapat meningkatkan akuntabilitas. Selain itu, balance scorecard bisa melampaui ukuran yang sederhana sekaligus bisa melihat sasaran dan tujuan yang telah perusahaan tetapkan.

8. Pendanaan

Pengelolaan program tertentu secara akuntable sudah pasti memerlukan dana secara signifikan. Maka dari itu, perusahaan wajib membiayai kegiatan atau program berbasis insentif agar memberikan kinerja keuangan secara positif. Di samping itu, tujuan dari pendanaan ini juga untuk dapat memotivasi pelaksana kegiatan atau program agar terhindar dari kesalahan.

Mengenal Masalah Dalam Akuntabilitas

Setiap organisasi maupun perusahaan tentu saja mempunyai berbagai macam permasalahan akuntabilitas. Biasanya kebanyakan pengusaha akan mengeluh terkait kekurangan waktu.

Namun anda perlu menemukan berbagai macam cara untuk dapat mendedikasikan waktu supaya anda dapat memperbarui pembukuan secara konsisten. Dengan demikian, anda bisa membiarkan pembukuan untuk dapat menyelesaikan tugasnya, serta dapat memecahkan semua masalah seperti di bawah ini :

1. Meminimalisir Stres

Dengan sistem pembukuan terbaru atau up to date, maka bisa mengurangi beban stress anda sebagai pemilik perusahaan atau bisnis. Apabila anda merasa khawatir penjualan, profitabilitas dan utang misalnya, maka jawaban dari semua pertanyaan harus bisa anda genggam.

2. Akuntabilitas

Membuat sistem pembukuan sebagai salah satu bentuk pertanggungjawaban perusahaan dengan baik merupakan cara ideal untuk membuat banyak orang agar bertanggung jawab pada bisnis atau perusahaan anda. Apabila tidak mempunyai anggaran yang solid, tentu saja anda harus melakukan berbagai analisis terkait laporan keuangan bisnis.

Contoh Akuntabilitas

Lantas, bagaimana contoh dari akuntabilitas? Contohnya, perusahaan mempercayakan seorang staf karyawan untuk memegang kendali stok barang, jadi ia harus bisa bertanggung jawab terhadap pembuatan laporan stok yang di buat pada akhir bulan.

Selain itu, contoh lainnya ialah seorang karyawan yang telah mendapatkan kepercayaan mejadi manajer cabang, maka harus melakukan tanggung jawab terhadap permasalahan dan kondisi yang ada. Di samping itu, karyawan tersebut juga harus bertanggung jawab terhadap perkembangan outlet, serta wajib melaporkan hal tersebut ke manajer pusat atau pimpinan.

Sementara itu, seorang staf Customer Service bertanggung jawab dalam melayani pelaggan dengan baik. Seperti selalu mengatur tata bahasa dan kalima yang mereka ucapkan, hingga memberikan pelayanan terbaik. Tugas tersebut wajib dilakukan oleh staf customer service, karena profesi ini merupakan ujung tombak bagi perusahaan atau bisnis dalam menjaga hubungan yang baik bersama konsumen.

Apabila anda mempunyai bisnis atau perusahaan, kemudian mempekerjakan seseorag untuk menjadi staf marketing, tentu saja orang tersebut harus bertanggung jawab memasarkan atau menjual produk dengan sebanyak mungkin. Melalui kepercayaan yang telah perusahaan berikan, ia bertanggung jawab menjalankan tugasnya secara optimal dan juga membuat laporan keuangan seiap periodenya dan selanjutnya dilakukan evaluasi terhadap kinerjanya.

Staf akuntan juga memiliki tanggung jawab terhadap laporan keuangan perusahaan atau bisnis tempatnya bekerja. Selain itu, ia harus memberikan laporan secara transparan, terbuka, serta sesuai data yang ada, tanpa kecurangan atau manipulasi. Hal tersebut karena sedikit saja kesalahan bisa berdampak besar terhadap kodisi finansial perusahaan ittu sendiri.

Kesimpulan

Accounting

Berdasarkan pengertian akuntabilitas, jenis-jenis, fungsi dan manfaat akuntabilitas di atas. Dapat kita simpulkan bahwa akuntabilitas memiliki konsep sebagai sebuah bentuk pertanggungjawaban atas tindakan atau kegiatan tertentu yang telah perusahaan atau individu lakukan. Dengan kata lain, pertanggung jawaban ini sangat erat hubungannya dengan bisnis, pemerintahan dan dunia kerja. Selain itu, kosep pertanggungjawaban di sini berhubungan dengan manajemen dan akuntansi. Segera jadwalkan demo gratis disini!

Artikel Terkait

Baca Juga

Coba Gratis Software EQUIP

Diskusikan kebutuhan bisnis Anda dengan konsultan ahli kami dan dapatkan demonya! GRATIS!

Ingin respon lebih cepat?

Hubungi kami lewat Whatsapp

Icon EQUIP

Aurel
Balasan dalam 1 menit

Aurel
Ingin Demo Gratis?

Hubungi kami via WhatsApp, dan sampaikan kebutuhan perusahaan Anda dengan tim ahli kami
628111775117
×

Aurel

Active Now

Aurel

Active Now