5 Keuntungan Membangun Bisnis Franchise Makanan di Indonesia

Bisnis Franchise Makanan saat ini terus menerus berkembang pesat, Pertumbuhan bisnis ini terus meluas dan menjamur di Indonesia. Untuk mengelola bisnis franchise makanan agar sukses dan berjalan lancar banyak sekali kiat yang dapat Anda lakukan. Penggunaan bantuan sistem seperti software procurement berbasis cloud dapat menjadi pilihan untuk memudahkan Anda dalam menjalankan bisnis franchise makanan. Sistem ini dapat menjadi aspek penting dalam menjalankan pengelolaan bisnis Anda, dengan menggunakan sistem Procurement yang terintegrasi Anda dapat mengelola berbagai permintaan pembelian dengan mudah.

Bisnis franchise makanan sendiri adalah sebuah bisnis yang biasa disebut dengan bisnis waralaba, dimana Anda dapat membeli lisensi waralaba yang diinginkan dari franchisor (penyedia waralaba). Memilih bisnis waralaba juga mengurangi kesulitan berbisnis karena Anda sudah tahu apa produk yang Anda jual dan siapa target pelanggan Anda. Dengan target pasar yang telah Anda tentukan, Anda hanya perlu mengelola bisnis yang sudah memiliki sistem terarah. Anda dapat menggunakan sistem procurement terbaik dari EQUIP untuk menjalankan pengelolaan bisnis franchise makanan yang dijalankan untuk memaksimalkan keuntungan dari perusahaan. Dengan sistem ini seluruh kegiatan pembelian bisnis Anda, sederhanakan pengelolaan purchasing, analisa stok yang komprehensif, yang terintegrasi dalam satu sistem procurement terlengkap.

Baca juga: TIps Sukses Memulai Usaha Warung Nasi yang Perlu Anda Perhatikan!

bisnis franchise makanan

Daftar Isi

Pengertian Bisnis Franchise

Franchise adalah hak khusus yang dimiliki oleh badan hukum atas suatu sistem komersial yang bersifat komersial yang bertujuan untuk memasarkan barang atau jasa yang telah memiliki nama, brand tersebut dapat digunakan bersama berdasarkan pada perjanjian. Di Indonesia, Franchise diartikan dengan istilah waralaba. Asosiasi Waralaba Indonesia juga menjelaskan pengertian waralaba, yaitu suatu sistem pendistribusian barang atau jasa kepada pelanggan dengan pemberi waralaba, sehingga orang atau perusahaan lain berhak melakukan usaha dengan merek, nama, sistem, prosedur, dan cara mereka sendiri. Bisnis franchise ini biasanya sudah ditentukan dan diatur dalam sebuah perjanjian sebelumnya.

Ada banyak jenis waralaba dan bisnis di Indonesia. Waralaba makanan yang paling sering kita lihat. Bisnis waralaba makanan adalah salah satu bisnis yang memiliki banyak peminat, karena tidak terlalu terpengaruh oleh krisis. Alasan paling logis adalah bahwa setiap orang membutuhkan makanan dan konsumen secara otomatis mencari. Faktor yang paling menentukan kesuksesan bisnis ini tentunya adalah rasa dan karakter dari makanan yang  dijual dengan sistem franchise. Anda dapat menggunakan solusi terlengkap untuk mengelola restoran atau kafe Anda. Sederhanakan manajemen inventaris material, sistem checkout yang mudah digunakan, dan menu untuk meningkatkan loyalitas pelanggan dengan menggunakan Sistem ERP F&B terlengkap.

bisnis franchise makanan
Source: freepik.com

Baca juga: 11 Langkah Utama untuk Kesuksesan Bisnis Fast Food Anda!

Alasan Mengapa Bisnis Franchise Makanan Sangat Menguntungkan

Untuk memulai bisnis makanan tentu tidak mudah, apalagi jika memulai bisnis makanan mandiri dari awal. Anda yang masih memiliki keraguan dalam memulai bisnis makanan secara mandiri dapat memilih skema waralaba dengan membuka franchise makanan. Bisnis franchise makanan menawarkan banyak keuntungan dengan modal yang dapat Anda sesuaikan. Jika Anda tertarik, simak beberapa keuntungan menjalankan bisnis waralaba makanan di bawah ini. Semoga ini dapat membantu memperkuat keputusan Anda untuk memulai bisnis makanan Anda sendiri.

1. Sudah memiliki sistem bisnis yang berjalan baik

Keuntungan pertama yang bisa Anda rasakan dengan model bisnis franchise ini adalah sistem bisnis yang sudah berjalan dengan baik dan menghasilkan profit yang bisa terlihat mengingat bisnis franchise makanan biasanya telah memiliki brand yang sudah terkenal. Anda tidak perlu lagi menyusun sistem bisnis baru dari nol yang pastinya memiliki risiko kerugian yang lebih besar.

2. Sudah memiliki brand image yang cukup kuat

Keuntungan lain memiliki bisnis franchise makanan yaitu adanya jaminan nama besar franchise tersebut yang sudah tidak asing atau dikenal dan disukai banyak orang. Sehingga, Anda tidak perlu lagi membangun brand mengingat sudah banyak yang tahu. Dengan begitu pasar dari bisnis franchise  makanan tersebut sudah ada, tidak perlu lagi untuk melakukan pemasaran dari awal.

Baca juga: Pentingnya Penggunaan Digital Marketing dalam Aspek Bisnis

3. Memiliki risiko bisnis yang relatif kecil

Dengan penerapan sistem yang baik dan jaminan produk yang berasal dari perusahaan atau produk ternama, membuat potensi risiko kegagalan bisnis relatif lebih kecil. Dengan resiko yang lebih kecil ini Anda hanya perlu menjalankan bisnis dengan baik, ketekunan, kerja keras, dan kesabaran untuk dapat mencapai kesuksesan bisnis Anda.

risiko bisnis
Source: freepik.com

4. Sudah memiliki pangsa pasar

Bisnis franchise ini merupakan penjualan produk yang telah memiliki nama tersendiri bagi konsumennya, artinya pelaku bisnis ini hanya perlu mengelola bisnis yang telah terbangun atau bukan dari awal. Anda mengetahui bahwa orang sudah tahu merek dan produk yang Anda jual, jadi Anda tidak perlu merek dari nol. Kami membutuhkan lebih sedikit modal.Anda tak perlu melakukan branding dari tahap awal karena masyarakat sudah mengenal merek dan produk yang Anda jual. Modal yang Anda butuhkan pun lebih sedikit. Inilah yang membuat sebuah bisnis franchise telah membentuk pangsa pasarnya sendiri. Anda juga dapat menyederhanakan kegiatan pemetaan pelanggan dengan sistem profiling terlengkap berdasarkan tingkat pembelian, gender, kelompok umur, hingga lokasi dengan software CRM EQUIP.

Baca juga: Customer Relationship Management: Pengertian, Peran, serta Cara Menerapkannya dalam Bisnis

5. Biasanya tidak membutuhkan modal besar

Untuk memulai bisnis franchise makanan Anda tentunya harusnya menyiapkan budget untuk membeli lisensi dari perusahaan tersebut. Namun, Anda tidak perlu khawatir dengan modal yang Anda miliki. Anda dapat menyesuaikan budget, karena modal dari setiap franchise ini bermacam-macam. Untuk membuka franchise makanan Anda dapat memilih franchise mana yang memiliki harga yang sesuai dengan budget yang ada. Franchise makanan ini dapat bernilai jutaan hingga ratusan juta rupiah. Sehingga, Anda dapat membuka bisnis franchise makanan tanpa modal yang besar.

Baca juga: Ketahui Fungsi Laba Sebagai Tolak Ukur Bisnis Anda!

Contoh Bisnis Franchise Makanan di Indonesia

1. Sabana Fried Chicken

Makanan dalam bisnis franchise
Sumber: Grabfood

Sabana Fried Chicken dapat menjadi salah satu pilihan yang dapat dipilih dalam menjalankan bisnis franchise makanan. Ayam goreng khas Amerika Serikat ini merupakan makanan yang hampir semua kelompok umur gemari. Waralaba satu ini menawarkan menu ayam goreng yang memiliki harga yang cenderung jauh lebih murah sehingga target pasarnya pun lebih luas. Franchise makanan satu ini dapat menjadi pertimbangan Anda jika ingin menjalankan bisnis franchise makanan. Sabana Fried Chicken sendiri dapat memberikan  pendapatan hingga Rp 20.000.000 dalam sebulan. Dengan modal hanya Rp 17 juta dengan bantuan Sabana selama 3 bulan pertama Anda dapat membeli lisensi dari franchise Sabana Fried Chicken.

2. Solaria

Keuntungan Bisnis Franchise Makanan
Sumber: Solaria

Solaria merupakan salah satu restoran terpopuler dengan konsep casual dining yang anak muda gemari. Rasanya yang unik dan popularitasnya yang tinggi menjadi peluang besar bagi bisnis waralaba. Modal waralaba restoran ini sekitar Rp 650 juta hingga Rp 2 miliar. Franchise Solaria dapat menjadi pilihan Anda jika mempunyai budget lebih dalam memulai bisnis franchise.

3. Kebab Baba Rafi

Bisnis makanan
Sumber: Wikipedia

Kebab merupakan makanan khas dari Turki, meskipun bukan makanan asli Indonesia, tetapi orang Indonesia sangat tertarik untuk menyantap kebab. Rasa kebab yang sangat enak dan cukup membuat kenyang menjadikan kebab sebagai makanan pilihan. Kebab Baba Rafi salah satu ftanchisor kebab yang paling terkenal di Indonesia dan tidak asing lagi ditelinga kita. Bisnis Franchise makanan kebab Baba Rafi ini memiliki ribuan toko di seluruh Indonesia dan telah tersebar ke 10 negara. 

Oleh karena itu, Baba Rafi dapat menjadi waralaba makanan yang dapat Anda pilih, Franchise Kebab Baba Rafi dapat memberikan Anda penghasilan minimal Rp500.000 per hari. Artinya Anda bisa mendapatkan total pendapatan Rp 15.000.000 per bulan. Dengan konsep sistem waralaba bagi hasil dengan  60% untuk mitra dan 40% untuk pengelola.  Anda hanya perlu menyiapkan modal sekitar Rp 7,5-300 juta. Biaya tersebut tentu saja tidak merugikan mengingat Baba Rafi tidak hanya menjamin lokasi yang strategis, tetapi juga memiliki staf yang berpengalaman di setiap cabang franchise.

4. Ayam Bakar Mas Mono

keuntungan memulai bisnis
sumber: Ayam Bakar Mas Mono

Waralaba makanan selanjutnya yang bisa Anda pilih menjadi bisnis franchise makanan yang menarik adalah Ayam Bakar Mas Mono. Seperti namanya, menu utama yang tersajikan di restoran ini adalah ayam bakar. Restoran yang identik dengan sesuatu yang hijau ini tak kalah suksesnya dengan franchise makanan lainnya. Cabang dari franchise makanan ini, bahkan telah menyebar ke negara tetangga Malaysia.

5. Es Teler 77

Keuntungan bisnis waralaba
Sumber: Es Teler 77

Es Teler 77 merupakan restoran cepat saji yang mungkin sudah tidak asing lagi, restoran mie bakmi dan es teler nya ini telah berdiri sejak 1982. Restoran ini telah tersebar ke Singapura, Malaysia, dan Australia. Dari sini kita mengetahui kualitas dan nama dari brand Es Teler 77 ini. Dengan popularitasnya waralaba Es Teler 77 ini dapat memberikan keuntungan yang besar. Untuk membuka bisnis franchise Es Teler 77 Anda perlu menyiapkan dana setidaknya Rp80 juta, harga ini tentunya sebanding dengan pendapatan yang mungkin Anda terima kedepannya.

Baca juga: 7 Tips Sukses Memulai Bisnis Barbershop

Bagaimana Software Procurement Membantu Bisnis Franchise Makanan

Sistem procurement adalah sistem yang secara efisien dapat mengontrol semua proses pembelian dalam perusahaan. Anda dapat mengelola pengiriman pembelian di setiap toko dan mendapatkan penawaran terbaik dari pemasok Anda untuk menghindari peluang penipuan. Aplikasi Pengadaan EQUIP juga dapat mengotomatiskan pembuatan RFQ, RFQ, dan pesanan pembelian. Fitur persetujuan multi-level otomatis memastikan keamanan seluruh proses. Anda akan memiliki akses ke riwayat pembelian, perjanjian kemitraan, katalog, kinerja pemasok, dan semua aktivitas pembelian waktu nyata.

Dari permasalahan yang terjadi biasanya bisnis waralaba memiliki bahan baku produksi yang telah franchisor tetapkan, misalnya seperti bumbu yang harus berasal dari pemasok tertentu atau dari franchisor itu sendiri. Hal ini bertujuan untuk menjaga agar semua franchise memiliki standar produk yang sama. Dari sinilah, sering timbul permasalahan pada keterlambatan pengiriman bahan baku pada franchise. Keterlambatan ini bisa sangat mengganggu kinerja pada proses produksi franchise.

Adapun banyak faktor yang menyebabkan keterlambatan ini terjadi, mungkin dari perusahaan ekspedisi, mungkin juga dari karyawan pemasok itu sendiri yang mengakibatkan terlambatnya pengiriman bahan. Umumnya untuk mengantisipasi hal ini, franchise akan memesan bahan-bahan dari jauh hari, jadi akan ada jeda atau sela waktu yang longgar untuk pengiriman bahan baku. Dengan sistem procurement yang terintegrasi masalah keterlambatan pengiriman akan teratasi dengan otomatis menggunakan sistem. SIstem ini akan secara otomatis memesan bahan produksi agar tidak mengalami kehabisan barang. Selain lebih efisien pembelian berbasis digital dengan sistem procurement mengurangi resiko keterlambatan bahan baku produksi.

Selain itu penggunaan teknologi digital juga dapat meningkatkan produktivitas karena dapat Anda akses dari mana saja dan kapan saja, Dengan teknologi digital Kamu akan lebih mudah memantau perkembangan bisnis dengan cara yang lebih efisien. Misalnya dalam mendelegasikan tugas kepada tim di lapangan, Kamu tidak perlu lagi turun ke lokasi hanya untuk memberikan instruksi.

Baca juga: Kiat Sukses Kelola Risiko Bisnis Buah dengan Software Procurement

Kesimpulan

Bisnis makanan bisa menjadi pilihan yang Anda gunakan ketika ingin memulai bisnis. Memulai bisnis makanan mungkin tidak mudah, banyak sekali hal yang harus Anda perhatikan sebelum memulai bisnis makanan. Membuka bisnis makanan dari awal mungkin memiliki risiko yang tinggi, Anda dapat memilih solusi membuka bisnis franchise makanan untuk resiko yang lebih rendah. Selain modalnya yang relatif lebih murah daripada perusahaan swasta, waralaba makanan memungkinkan pengembangan bisnis  lebih cepat karena nama dan model bisnis mereka umumnya sudah terkenal. Anda dapat belajar banyak tentang menjalankan bisnis waralaba yang baik sebelum memulai bisnis Anda sendiri.

bisnis franchise makanan

Gunakan solusi software procurement terandal dari EQUIP untuk mengelola bisnis franchise makanan Anda lebih mudah dan terintegrasi dalam satu sistem. Tingkatkan semua aktivitas pembelian perusahaan Anda dengan biaya pengadaan yang lebih efisien, manajemen pembelian multi-toko yang sederhana, dan analisis inventaris yang komprehensif, semuanya terintegrasi ke dalam sistem procurement yang lengkap.

Anindya Rani Rahmayanti
Anindya Rani Rahmayanti
Junior Content Writer at HashMicro

Artikel Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Baca Juga

Coba Gratis Software EQUIP

Diskusikan kebutuhan bisnis Anda dengan konsultan ahli kami dan dapatkan demonya! GRATIS!

Ingin respon lebih cepat?

Hubungi kami lewat Whatsapp

Icon EQUIP

Aurel
Balasan dalam 1 menit

Aurel
Ingin Demo Gratis?

Hubungi kami via WhatsApp, dan sampaikan kebutuhan perusahaan Anda dengan tim ahli kami
+628111775117
×
Jadwalkan Demo Via WA