Three way matching adalah proses mencocokkan purchase order, bukti penerimaan barang, dan invoice vendor sebelum pembayaran disetujui.

Dokumen utama yang digunakan meliputi purchase order, goods receipt note, dan invoice vendor.

Masalah yang sering terjadi jika matching masih manual adalah invoice ganda, selisih jumlah barang, harga tidak sesuai PO, dan pembayaran sebelum barang diterima.

Solusinya adalah menggunakan sistem ERP yang menghubungkan procurement, inventory, dan accounting dalam satu alur kerja.