Karyawan baru masuk tanggal 12. Satu orang resign tanggal 20. Bulan ini ada rapel lembur, dan Desember sudah di depan mata dengan perhitungan pajak yang berbeda dari sebelas bulan sebelumnya. Tim HR menghitung ulang tiga kali, angkanya tetap tidak cocok dengan yang dikirim ke bank.
Situasi ini yang membuat perusahaan mencari software payroll. Bukan karena ingin fitur HR lebih lengkap, tetapi karena satu siklus gaji punya terlalu banyak titik yang bisa patah.
Artikel ini memetakan 15 software payroll terbaik untuk Anda.
Key Takeaways
Software payroll dinilai dari mekanika siklus gaji, bukan dari banyaknya fitur HR yang ditawarkan vendor.
Tujuh kriteria penentu mencakup prorata, PPh 21 TER, THR, BPJS, file bank, cut-off, dan jurnal ke akuntansi.
TER hanya berlaku Januari sampai November, sedangkan Desember memakai tarif progresif atas penghasilan setahun.
Bawa ketujuh kriteria ini ke demo vendor, karena siklus gaji normal tidak menguji titik yang benar-benar rawan.
Apa Itu Software Payroll dan Bedanya dengan HRIS
Software payroll adalah sistem yang menghitung komponen gaji, pajak, dan iuran jaminan sosial, lalu menghasilkan output pembayaran beserta pelaporannya. HRIS cakupannya lebih luas dan menempatkan payroll sebagai salah satu modul di dalamnya.
Perbedaan ini menentukan sistem mana yang sebenarnya Anda butuhkan. Perusahaan yang hanya bermasalah di siklus gaji belum tentu perlu platform HR penuh, sementara perusahaan yang datanya berantakan tidak akan selesai dengan kalkulator gaji saja. Pilihan di kategori yang lebih luas kami bahas pada ulasan rekomendasi aplikasi HRIS.
7 Kriteria Menilai Software Payroll dari Siklus Gaji
Tujuh kriteria berikut adalah titik yang paling sering membuat proses penggajian patah. Sebagian besar tidak muncul di daftar fitur vendor, padahal di sinilah beda sistem yang selesai dan yang setengah jalan.
1. Prorata gaji karyawan masuk atau resign di tengah bulan
Ini kegagalan paling umum di penggajian berbasis spreadsheet. Karyawan yang mulai bekerja tanggal 12 tidak berhak atas gaji sebulan penuh, dan pembagi yang berbeda menghasilkan angka berbeda: ada yang memakai hari kalender, hari kerja, atau basis 25 hari.
Sistem harus menerapkan metode prorata yang konsisten di seluruh komponen, memisahkan tunjangan tetap dari tidak tetap, dan menghasilkan angka sama setiap kali dihitung ulang. Di distributor dengan belasan cabang dan perputaran staf tinggi, kasus ini muncul hampir setiap siklus.
2. PPh 21 metode TER dan rekalkulasi Desember
Sejak PMK 168 Tahun 2023 berlaku 1 Januari 2024, PPh 21 pegawai tetap memakai Tarif Efektif Rata-rata dengan tiga kategori PTKP, yaitu A, B, dan C, plus TER harian.
Yang paling sering terlewat adalah TER hanya dipakai untuk masa pajak Januari sampai November. Pada Masa Pajak Terakhir di Desember, perhitungan kembali memakai tarif progresif Pasal 17 ayat (1) huruf a UU PPh atas penghasilan setahun.
3. THR dan prorata masa kerja
THR diatur dalam PP 36/2021 juncto Permenaker 6/2016. Pekerja dengan masa kerja satu bulan terus-menerus sudah berhak. Yang bekerja dua belas bulan atau lebih menerima satu bulan upah, sedangkan yang di bawah itu menerima proporsional dengan rumus:
(masa kerja dalam bulan ÷ 12) × upah satu bulan
Yang membuatnya berat adalah skala. Perusahaan dengan ratusan karyawan dan tanggal masuk yang tersebar harus menghitung prorata satu per satu di periode yang sudah padat. Sistem yang baik menghitungnya otomatis dari tanggal masuk, bukan meminta HR memasukkan masa kerja manual.
4. BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan
Ada tiga hal yang harus ditangani: pembagian iuran antara pemberi kerja dan pekerja, batas upah maksimum sebagai dasar perhitungan, serta kelas risiko Jaminan Kecelakaan Kerja yang berbeda antar jenis usaha.
Poin praktisnya ada pada cara sistem menyimpan angka itu. Persentase iuran dan batas upah berubah berkala, dan batas upah Jaminan Pensiun ditinjau tiap tahun.
5. File transfer bank massal
Di sini banyak sistem berhenti setengah jalan. Payroll selesai dihitung, slip gaji terbit, lalu keluar file CSV generik yang masih harus dirapikan manual sebelum bisa diunggah ke internet banking.
Setiap bank punya susunan kolom, panjang karakter, dan penanda sendiri. Sistem yang benar-benar selesai menghasilkan file sesuai layout bank Anda, siap unggah tanpa penyuntingan.
6. Cut-off payroll dan integrasi absensi
Cut-off adalah batas pengumpulan data sebelum perhitungan dijalankan. Absensi, lembur, dan izin yang masuk setelah tanggal itu perlu jalur penanganan jelas, biasanya lewat rapel di periode berikutnya.
Pastikan sistem mengunci periode setelah cut-off dan membawa koreksi susulan ke siklus berikutnya secara otomatis. Untuk karyawan yang bekerja dari lokasi berbeda, cara sistem mengambil data kehadiran ikut menentukan, dan kami membahasnya pada pengaturan absensi jarak jauh.
7. Jurnal payroll ke akuntansi dan multi-entitas
Setelah gaji dibayarkan, biayanya harus masuk pembukuan. Banyak sistem berhenti di slip gaji dan menyerahkan pencatatan jurnal ke finance, sehingga pekerjaan yang sama dilakukan dua kali dengan risiko selisih.
Pembedanya yaitu apakah sistem memetakan komponen gaji ke akun buku besar dan mengirim jurnalnya otomatis ke sistem akuntansi , atau hanya menyediakan file ekspor.
15 Software Payroll Terbaik di Indonesia 2026
Tabel berikut memetakan setiap vendor berdasarkan jenis produk, fokus utama, skala sasaran, dan skema harganya. Gunakan ini untuk menyaring tiga sampai lima kandidat, lalu uji kandidat tersebut dengan tujuh kriteria di atas saat demo.
| Software | Jenis produk | Fokus utama | Skala sasaran | Skema harga |
|---|---|---|---|---|
EQUIP |
ERP dengan modul HRM | Payroll menyatu dengan akuntansi dan operasional | Menengah sampai besar, multi-entitas | Penawaran per modul dan pengguna |
Talenta by Mekari |
HRIS | Ekosistem HR, akuntansi, dan pajak dalam satu grup | Kecil sampai besar | Langganan bertingkat per karyawan |
LinovHR |
HRIS modular | Konfigurasi mendalam untuk kebijakan tidak standar | Menengah sampai besar | Penawaran per modul |
Gadjian |
Aplikasi HR cloud | Payroll, PPh 21, dan BPJS sebagai fitur inti | Kecil sampai menengah | Langganan per karyawan, ada uji coba |
GajiHub |
Aplikasi payroll dan HR | Kesederhanaan pemakaian untuk tim kecil | Usaha kecil dan menengah | Langganan bertingkat per karyawan |
Catapa |
Platform HR cloud | Otomatisasi proses HR pada volume besar | Menengah sampai enterprise | Penawaran per jumlah karyawan |
PayrollBozz |
Aplikasi payroll dan absensi | Rantai kehadiran ke perhitungan gaji | Kecil sampai menengah, multi-lokasi | Langganan per karyawan |
KaryaONE |
Software HR lokal | Paket modul HR dasar dalam satu produk | Kecil sampai menengah | Langganan per karyawan |
GreatDay HR |
Aplikasi HR mobile-first | Pengalaman karyawan lewat aplikasi ponsel | Menengah, banyak karyawan lapangan | Langganan bertingkat per karyawan |
Kledo Payroll |
Modul pada software akuntansi | Kesinambungan gaji dengan pembukuan Kledo | Usaha kecil dan menengah | Menempel pada paket akuntansi |
JPayroll |
Software payroll khusus | Kedalaman mekanika perhitungan gaji | Menengah sampai besar | Penawaran per karyawan dan skema pemasangan |
Gaji.id |
Platform HR dan payroll | Administrasi karyawan dan penggajian lokal | Menengah | Penawaran per jumlah karyawan |
HashMicro |
ERP dengan modul HRM | Payroll sebagai bagian rangkaian modul ERP | Menengah sampai besar | Penawaran per modul dan pengguna |
Sunfish HR |
Suite HR enterprise | Struktur organisasi besar dan berlapis | Besar sampai enterprise | Penawaran dengan komponen implementasi |
Zahir HR |
Lini HR pada vendor akuntansi | Pelengkap penggajian bagi pengguna Zahir | Usaha kecil dan menengah | Menempel pada paket akuntansi |
Setiap entri mengikuti pola yang sama: posisi produknya, karakter kekuatan dan batasannya, profil perusahaan yang paling cocok, skema harga, dan situs resminya. Bagian kekurangan tetap kami tulis, termasuk untuk produk kami sendiri.
1. EQUIP
EQUIP adalah sistem ERP terintegrasi dengan modul HRM dan payroll di dalamnya. Karena payroll berada di ekosistem yang sama dengan modul akuntansi, jurnal biaya gaji dapat mengalir ke buku besar tanpa proses ekspor terpisah.
Posisinya berbeda dari aplikasi payroll berdiri sendiri. EQUIP menargetkan perusahaan yang persoalannya bukan hanya menghitung gaji, melainkan menyambungkan biaya tenaga kerja ke pembukuan dan struktur multi-entitas. Konsekuensinya, cakupan implementasinya lebih luas daripada sekadar memasang aplikasi gaji.
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
| Payroll dan akuntansi berada di satu platform, sehingga jurnal tidak perlu dipindahkan manual | Cakupan implementasi lebih besar daripada aplikasi payroll berdiri sendiri |
| Dirancang untuk struktur multi-entitas dan multi-cabang | Kurang proporsional untuk perusahaan yang hanya butuh hitung gaji |
| Implementasi dan dukungan ditangani langsung oleh prinsipal | Waktu go-live lebih panjang dibanding aplikasi yang langsung pakai |
Cocok untuk: perusahaan menengah ke atas dengan beberapa badan usaha yang ingin biaya gaji langsung tercatat di pembukuan.
Harga: berbasis penawaran sesuai jumlah modul, jumlah pengguna, dan kebutuhan implementasi.
Website: equiperp.com
2. Talenta by Mekari
Talenta adalah produk HR dari Mekari, grup software bisnis yang juga menaungi Jurnal untuk akuntansi dan Klikpajak untuk perpajakan. Cakupannya HRIS penuh, dengan payroll sebagai salah satu modul utamanya.
Kekuatan utamanya ada pada ekosistem. Perusahaan yang sudah memakai produk Mekari lain berpeluang menyambungkan data lintas produk tanpa integrasi pihak ketiga. Bagi yang belum, nilai tambah ekosistem itu belum tentu terasa.
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
| Ekosistem produk yang luas untuk HR, akuntansi, dan pajak | Nilai ekosistemnya baru terasa jika memakai lebih dari satu produk Mekari |
| Basis pengguna besar dan dokumentasi produk yang matang | Struktur paket bertingkat membuat fitur tertentu berada di tier atas |
| Cakupan HRIS lengkap di luar payroll | Biaya bertambah seiring jumlah karyawan dan modul aktif |
Cocok untuk: perusahaan yang membutuhkan HRIS penuh, terutama yang sudah berada di ekosistem Mekari.
Harga: berlangganan bertingkat per karyawan per bulan.
Website: talenta.co
3. LinovHR
LinovHR adalah penyedia HRIS lokal dengan cakupan modul yang luas, dari administrasi karyawan sampai pengembangan talenta. Payroll menjadi salah satu modul yang bisa dipilih terpisah dari modul lain.
Pendekatannya lebih dekat ke sistem enterprise yang dikonfigurasi mengikuti kebijakan perusahaan, bukan aplikasi siap pakai. Ini menguntungkan perusahaan dengan aturan gaji yang tidak standar, tetapi menambah waktu di tahap penyiapan.
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
| Modul dapat dipilih sesuai kebutuhan, tidak harus paket penuh | Konfigurasi awal menuntut waktu dan pendampingan |
| Fleksibel untuk kebijakan gaji yang tidak standar | Kurang efisien untuk perusahaan kecil dengan aturan sederhana |
| Fokus pada pasar Indonesia dengan konteks regulasi lokal | Harga tidak dipublikasikan terbuka |
Cocok untuk: perusahaan menengah dengan struktur gaji kompleks yang butuh konfigurasi mendalam.
Harga: berbasis penawaran sesuai modul dan jumlah karyawan.
Website: linovhr.com
4. Gadjian
Gadjian adalah aplikasi HR berbasis cloud dari grup Fast-8 yang berfokus pada administrasi karyawan dan penggajian. Fitur resminya mencakup payroll, PPh 21 dan 26, BPJS, kehadiran dan shift, cuti, persetujuan multilevel, serta dasbor HR analytics.
Produknya dirancang agar bisa langsung dipakai tanpa implementasi panjang, dan terhubung dengan produk sekelompok seperti Hadirr untuk kehadiran dan Payuung untuk benefit. Pendekatan modular ini berarti sebagian kebutuhan dipenuhi oleh produk terpisah, bukan satu aplikasi tunggal.
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
| Bisa dipakai cepat tanpa proyek implementasi panjang | Sebagian fungsi berada di produk terpisah dalam satu grup |
| Perhitungan PPh 21 dan BPJS menjadi fitur inti, bukan tambahan | Ruang kustomisasi lebih terbatas dibanding sistem enterprise |
| Tersedia aplikasi mobile untuk admin dan karyawan | Integrasi ke buku besar perlu dipastikan terpisah |
Cocok untuk: perusahaan kecil sampai menengah yang ingin lepas dari spreadsheet tanpa proyek implementasi besar.
Harga: berlangganan per karyawan per bulan, dengan periode uji coba gratis.
Website: gadjian.com
5. GajiHub
GajiHub adalah aplikasi payroll dan HR yang menyasar usaha kecil dan menengah dengan antarmuka yang ringkas. Fokusnya pada perhitungan gaji, kehadiran, dan administrasi karyawan harian.
Karena sasarannya UKM, prioritas produknya adalah kecepatan pemakaian dan biaya masuk yang rendah, bukan keluasan konfigurasi. Perusahaan dengan struktur gaji berlapis biasanya akan menemui batas lebih cepat.
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
| Antarmuka sederhana dan cepat dipelajari tim kecil | Kurang memadai untuk struktur gaji yang berlapis |
| Biaya masuk relatif rendah untuk skala UKM | Dukungan multi-entitas terbatas |
| Payroll dan kehadiran berada di satu aplikasi | Kedalaman pelaporan lebih terbatas |
Cocok untuk: usaha kecil dan menengah dengan satu badan usaha dan kebijakan gaji yang relatif seragam.
Harga: berlangganan per karyawan per bulan dengan paket bertingkat.
Website: gajihub.com
6. Catapa
Catapa adalah platform HR berbasis cloud yang memposisikan diri di segmen perusahaan menengah dan besar, dengan penekanan pada otomatisasi proses HR dan payroll.
Produknya menonjolkan kemampuan menangani volume karyawan besar dan struktur organisasi berlapis. Sebagai konsekuensi, pemakaian di perusahaan kecil sering terasa berlebihan dibanding kebutuhannya.
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
| Dirancang untuk volume karyawan besar | Terlalu berat untuk perusahaan di bawah 50 karyawan |
| Otomatisasi alur persetujuan HR yang cukup dalam | Menuntut kesiapan data karyawan yang rapi sejak awal |
| Fokus pada pasar enterprise Indonesia | Harga tidak dipublikasikan terbuka |
Cocok untuk: perusahaan dengan ratusan karyawan dan struktur organisasi berlapis.
Harga: berbasis penawaran sesuai jumlah karyawan dan modul.
Website: catapa.com
7. PayrollBozz
PayrollBozz adalah aplikasi payroll dan absensi yang menyasar perusahaan dengan kebutuhan pencatatan kehadiran yang intensif, termasuk pola shift dan lokasi kerja yang tersebar.
Titik beratnya pada rantai absensi ke gaji, bukan pada cakupan HR yang luas. Perusahaan yang mencari platform HR menyeluruh biasanya masih perlu sistem lain untuk fungsi di luar itu.
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
| Kuat pada pencatatan kehadiran dan pola shift | Cakupan HR di luar absensi dan gaji lebih terbatas |
| Cocok untuk karyawan yang tersebar di banyak lokasi | Integrasi ke akuntansi perlu dipastikan terpisah |
| Rantai absensi ke perhitungan gaji berjalan dalam satu sistem | Pelaporan strategis HR bukan fokus utama |
Cocok untuk: perusahaan dengan shift kerja padat dan karyawan tersebar di banyak titik.
Harga: berlangganan per karyawan per bulan.
Website: payrollbozz.com
8. KaryaONE
KaryaONE adalah software HR lokal yang menyediakan modul payroll bersama administrasi karyawan, kehadiran, dan pengelolaan cuti dalam satu paket.
Posisinya berada di tengah, menyasar perusahaan yang sudah terlalu besar untuk spreadsheet tetapi belum membutuhkan sistem enterprise. Kedalaman fiturnya mengikuti posisi tersebut.
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
| Paket modul HR dasar tersedia lengkap dalam satu produk | Kedalaman fitur di bawah sistem kelas enterprise |
| Kurva belajar relatif landai untuk tim HR kecil | Dukungan multi-entitas perlu dikonfirmasi |
| Fokus pada regulasi ketenagakerjaan Indonesia | Ekosistem integrasi lebih sempit |
Cocok untuk: perusahaan yang baru pertama kali memindahkan payroll dari spreadsheet ke sistem.
Harga: berlangganan per karyawan per bulan.
Website: karyaone.co.id
9. GreatDay HR
GreatDay HR adalah aplikasi HR yang menonjolkan pengalaman karyawan lewat aplikasi mobile, mencakup absensi, pengajuan cuti, hingga akses slip gaji dari perangkat masing-masing.
Pendekatan mobile-first ini membantu perusahaan dengan karyawan lapangan. Sebaliknya, tim HR yang bekerja dengan konfigurasi rumit di sisi admin perlu memastikan kedalaman fitur back-end-nya lebih dulu.
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
| Aplikasi mobile karyawan yang matang | Kedalaman konfigurasi sisi admin perlu diverifikasi |
| Cocok untuk karyawan lapangan dan multi-lokasi | Bergantung pada koneksi perangkat karyawan |
| Pengajuan dan persetujuan berjalan dari perangkat karyawan | Integrasi ke buku besar perlu dipastikan terpisah |
Cocok untuk: perusahaan dengan banyak karyawan lapangan yang jarang berada di kantor.
Harga: berlangganan per karyawan per bulan dengan paket bertingkat.
Website: greatdayhr.com
10. Kledo Payroll
Kledo dikenal sebagai software akuntansi untuk UKM Indonesia, dan payroll hadir sebagai modul yang menempel pada produk akuntansinya.
Keunggulannya jelas bagi pengguna Kledo yang sudah ada, karena biaya gaji tercatat di pembukuan yang sama. Bagi perusahaan yang memakai software akuntansi lain, nilai integrasi itu tidak berlaku.
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
| Biaya gaji langsung masuk pembukuan bagi pengguna Kledo | Nilai integrasinya hilang jika akuntansi memakai sistem lain |
| Biaya masuk terjangkau untuk skala UKM | Fungsi HR di luar payroll sangat terbatas |
| Satu vendor untuk akuntansi dan gaji | Kurang memadai untuk struktur multi-entitas |
Cocok untuk: UKM yang sudah memakai Kledo untuk pembukuan dan ingin menyatukan pencatatan gaji.
Harga: berlangganan bertingkat, umumnya menempel pada paket akuntansi.
Website: kledo.com
11. JPayroll
JPayroll adalah software penggajian lokal yang sudah lama beroperasi di pasar Indonesia, dengan fokus spesifik pada perhitungan gaji dan komponen turunannya.
Karena berfokus pada payroll, kedalaman perhitungannya menjadi kekuatan utama. Perusahaan yang menginginkan platform HR menyeluruh perlu melengkapinya dengan sistem lain.
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
| Fokus penuh pada mekanika perhitungan gaji | Cakupan HR di luar payroll terbatas |
| Rekam jejak panjang di pasar lokal | Antarmuka terasa lebih konvensional |
| Tersedia opsi pemasangan sesuai kebutuhan perusahaan | Harga tidak dipublikasikan terbuka |
Cocok untuk: perusahaan yang hanya ingin membereskan penggajian tanpa mengganti sistem HR lain.
Harga: berbasis penawaran sesuai jumlah karyawan dan skema pemasangan.
Website: jpayroll.com
12. Gaji.id
Gaji.id adalah platform HR dan payroll lokal yang menyasar perusahaan menengah, dengan cakupan administrasi karyawan, kehadiran, dan penggajian.
Produknya berada di kelompok yang sama dengan beberapa HRIS lokal lain, sehingga pembeda utamanya biasanya muncul pada kualitas pendampingan implementasi, bukan pada daftar fiturnya.
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
| Cakupan HR dan payroll dalam satu platform | Pembeda dari pesaing sekelas kurang tajam |
| Menyasar konteks regulasi Indonesia | Ekosistem integrasi lebih sempit |
| Skala menengah menjadi sasaran utama | Harga tidak dipublikasikan terbuka |
Cocok untuk: perusahaan menengah yang mengutamakan pendampingan implementasi lokal.
Harga: berbasis penawaran sesuai jumlah karyawan.
Website: gaji.id
13. HashMicro
HashMicro adalah penyedia ERP untuk perusahaan menengah dan besar, dengan modul HRM dan payroll sebagai bagian dari rangkaian modul yang lebih luas.
Sama seperti EQUIP, kekuatannya terletak pada penyatuan payroll dengan modul akuntansi dan operasional. Karena itu pertimbangannya lebih dekat ke keputusan ERP, bukan sekadar keputusan aplikasi gaji.
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
| Payroll menyatu dengan akuntansi dan modul operasional lain | Bukan pilihan proporsional jika hanya butuh payroll |
| Kuat untuk struktur multi-entitas dan multi-cabang | Investasi awal lebih besar |
| Implementasi ditangani langsung oleh prinsipal | Waktu implementasi lebih panjang |
Cocok untuk: perusahaan yang sekaligus sedang mengevaluasi ERP, bukan hanya sistem penggajian.
Harga: berbasis penawaran sesuai modul dan jumlah pengguna.
Website: hashmicro.com
14. Sunfish HR
Sunfish adalah rangkaian solusi HR dari DataOn yang sudah lama melayani perusahaan besar di Indonesia dan kawasan sekitarnya, dengan payroll sebagai salah satu modul intinya.
Posisinya jelas di segmen enterprise, dengan kemampuan menangani struktur organisasi besar dan kebijakan yang berbeda antar unit. Konsekuensinya, proses seleksi dan implementasinya menyerupai proyek, bukan langganan aplikasi.
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
| Rekam jejak panjang di perusahaan berskala besar | Tidak proporsional untuk perusahaan kecil |
| Mampu menangani struktur organisasi kompleks | Seleksi dan implementasi berbentuk proyek |
| Cakupan HR menyeluruh di luar payroll | Biaya dan waktu penyiapan lebih tinggi |
Cocok untuk: perusahaan besar dengan banyak unit kerja dan kebijakan gaji yang berbeda-beda.
Harga: berbasis penawaran, umumnya dengan komponen implementasi tersendiri.
Website: dataon.com
15. Zahir HR 
Zahir dikenal luas sebagai software akuntansi Indonesia, dan lini HR-nya hadir untuk melengkapi kebutuhan penggajian bagi basis pengguna tersebut.
Nilai utamanya adalah kesinambungan dengan pembukuan yang sudah berjalan di Zahir. Untuk perusahaan yang tidak memakai Zahir di sisi akuntansi, pertimbangannya kembali ke perbandingan fitur payroll biasa.
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
| Sejalan dengan pembukuan bagi pengguna Zahir | Keunggulan integrasinya hanya berlaku bagi pengguna Zahir |
| Nama yang sudah dikenal di kalangan UKM Indonesia | Lini HR bukan produk utama vendor |
| Satu vendor untuk akuntansi dan penggajian | Fungsi HR di luar payroll terbatas |
Cocok untuk: perusahaan yang sudah memakai Zahir untuk akuntansi dan ingin menambahkan penggajian.
Harga: berbasis penawaran, umumnya menempel pada paket akuntansi.
Website: zahiraccounting.com
Cara Memilih Software Payroll Sesuai Skala Perusahaan
Tujuh kriteria di atas tidak punya bobot yang sama untuk semua perusahaan. Yang menentukan di perusahaan lima puluh orang berbeda dari yang menentukan di perusahaan lima ratus orang dengan tiga badan usaha.
| Skala perusahaan | Kriteria paling menentukan | Yang bisa dikompromikan | Biaya kesalahan payroll |
|---|---|---|---|
| Di bawah 50 karyawan | Ketepatan PPh 21 TER, BPJS, dan penerbitan slip gaji | Multi-entitas dan otomatisasi jurnal | Waktu HR untuk menghitung ulang |
| 50 sampai 300 karyawan | Prorata, file transfer bank, dan disiplin cut-off | Multi-entitas, jika masih satu badan usaha | Keterlambatan pembayaran dan koreksi lintas cabang |
| Di atas 300 karyawan atau multi-entitas | Ketujuh kriteria, terutama jurnal ke GL dan multi-entitas | Hampir tidak ada | Koreksi pelaporan pajak dan selisih pembukuan |
Kesimpulan
Ukuran software payroll bukan panjang daftar fiturnya, tapi apakah sanggup menutup satu siklus gaji utuh, mulai dari prorata, TER beserta patahan Desember, THR, BPJS, file transfer bank, cutoff, sampai jurnal ke akuntansi.
Masalah payroll jarang muncul di bulan pertama. Semua sistem terlihat rapi di siklus normal, dan baru ketahuan patah saat ada karyawan masuk tengah bulan atau saat perhitungan Desember.
Karena itu, bawa tujuh kriteria di atas ke demo vendor manapun dan minta dua hal. Pertama, hitung karyawan yang masuk tanggal 12. Kedua, jalankan perhitungan Desember. Dua permintaan itu cukup memisahkan sistem yang selesai dari yang setengah jalan.
FAQ Seputar Software Payroll
















