Inventory visibility menunjukkan jumlah, lokasi, status, kepemilikan, dan pergerakan persediaan ketika informasi tersebut dibutuhkan.

Visibilitas lebih luas daripada inventory accuracy karena turut mencakup lokasi, status, waktu pembaruan, dan hubungan data antarsistem.

Perbaikannya dapat dilakukan melalui lima tahap: Capture, Standardize, Synchronize, Reconcile, dan Act.

Dashboard tidak dapat memperbaiki transaksi terlambat, master data ganda, atau integrasi gagal tanpa kontrol proses dan ownership yang jelas.