Label inventaris menghubungkan barang fisik dengan satu record aset yang memiliki ID unik dan stabil.

Informasi pada label perlu dibatasi agar tetap terbaca, sedangkan detail lengkap disimpan dalam data induk.

Excel dapat digunakan sebagai sumber data dan Word sebagai tata letak untuk mencetak label secara massal melalui Mail Merge.

Setiap cetak ulang, perpindahan lokasi, dan penghentian aset perlu dicatat agar riwayat label tetap dapat ditelusuri.