Tahukah Anda? Tanpa memahami contoh invoice tagihan proyek yang benar, proses penagihan Anda berisiko menimbulkan keterlambatan pembayaran yang merugikan.
Hal ini mungkin terjadi karena format invoice Anda tidak rapi dan lengkap. Akibatnya, klien kesulitan memahami rincian tagihan, dan hubungan bisnis pun bisa terganggu.
Guna mencegah kerugian lebih jauh, pastikan Anda memahami format contoh invoice tagihan proyek dengan seksama. Ketahui juga solusi akuntansi terbaik untuk manajemen invoice perusahaan Anda dalam artikel berikut.
Key Takeaways
Invoice tagihan proyek penting untuk kelancaran pembayaran bisnis.
Invoice berfungsi sebagai penagihan, sementara faktur untuk pelaporan pajak.
Manfaatnya membantu arus kas tetap lancar dan mengurangi risiko keterlambatan bayar.
Invoice tagihan proyek memiliki tantangan ketika data atau progres proyek tidak akurat sehingga memicu perselisihan pembayaran.

Apa itu Invoice Tagihan Proyek?
Invoice tagihan proyek adalah dokumen resmi yang digunakan untuk menagih pembayaran atas pekerjaan atau layanan yang telah diselesaikan dalam suatu proyek. Dokumen ini juga menjadi bukti transaksi yang memastikan kedua pihak memiliki catatan jelas terkait pengerjaan dan biaya.
Karena memiliki peran penting dalam proses penagihan, invoice berfungsi untuk menjabarkan rincian pekerjaan dan biaya secara terstruktur agar pembayaran berjalan lancar. Fungsi ini membantu bisnis menjaga ketertiban administrasi dan memastikan setiap transaksi mengikuti kesepakatan awal.
Dengan dukungan fungsi tersebut, invoice tagihan memberikan manfaat seperti mempermudah pelacakan pembayaran dan mengurangi potensi perselisihan. Manfaat ini menjadikan invoice ideal untuk kontraktor, agensi, freelancer, serta pelaku bisnis proyek lainnya yang membutuhkan sistem penagihan yang rapi dan profesional.
Fungsi Invoice Tagihan Jasa Proyek
Invoice tagihan jasa proyek bukan sekadar dokumen penagihan, tetapi bagian penting yang menjaga proses kerja tetap transparan dan profesional. Fungsi-fungsi berikut menjelaskan peran penting tersebut:
- Menjadi bukti resmi bahwa proyek telah dijalankan sesuai perjanjian.
- Mempercepat proses pembayaran dengan informasi penagihan yang lengkap dan tepat waktu.
- Mencatat arus kas masuk sebagai dasar pemantauan pendapatan dan perencanaan keuangan. Untuk memilih alat yang paling andal, lihat perbandingan fitur software akuntansi terbaik untuk konstruksi.
- Memudahkan audit serta membantu penyelesaian perselisihan jika terjadi ketidaksesuaian data.
- Membangun kesan profesional dan meningkatkan kepercayaan klien terhadap layanan Anda.
Jika Anda ingin merasakan seluruh kemudahan ini, klik banner berikut dan ketahui informasi terbaru mengenai solusi invoice terbaik bagi jasa konstruksi proyek.
Komponen dan Format Invoice Tagihan Proyek
Agar invoice tagihan terlihat profesional dan mudah dipahami, pastikan kamu menyusun formatnya dengan struktur yang jelas. Berikut ini adalah komponen utama yang wajib ada dalam format invoice tagihan jasa proyek:
1. Identitas pengirim dan penerima
Cantumkan nama lengkap, nama perusahaan (jika ada), alamat, email, dan nomor telepon dari pihak yang mengirim dan menerima invoice. Informasi ini memudahkan komunikasi dan memperjelas siapa yang bertanggung jawab atas pembayaran.
2. Nomor dan tanggal invoice
Berikan nomor unik untuk setiap invoice agar mudah dilacak dalam sistem keuangan. Jangan lupa sertakan tanggal penerbitan invoice sebagai acuan kapan tagihan mulai berlaku. EQUIP memastikan penomoran unik otomatis, menghilangkan risiko duplikasi yang sering terjadi pada manual.
3. Deskripsi jasa atau pekerjaan
Tuliskan secara detail layanan atau pekerjaan yang telah diselesaikan. Sertakan kuantitas (jika relevan), durasi kerja, dan keterangan tambahan agar klien memahami dengan jelas apa yang ditagihkan.
4. Rincian biaya
Jabarkan biaya per item atau per jenis pekerjaan. Akhiri dengan total keseluruhan tagihan agar klien tahu jumlah pasti yang harus dibayar.
5. Tenggat waktu pembayaran
Tuliskan batas waktu pembayaran atau due date secara jelas. Ini penting agar klien tahu kapan mereka harus menyelesaikan pembayaran dan menghindari keterlambatan.
6. Metode pembayaran
Sertakan informasi rekening bank, dompet digital, atau metode pembayaran lainnya yang kamu sediakan. Semakin lengkap dan fleksibel, semakin mudah bagi klien untuk membayar.
7. Catatan tambahan (Opsional)
Kamu bisa menambahkan catatan seperti ucapan terima kasih, syarat dan ketentuan, atau informasi pajak (misalnya PPN). Hal ini memberikan kesan profesional dan memperkuat kepercayaan klien.
Ingin format seperti ini terbuat otomatis tanpa risiko human error (salah hitung, lupa kirim, dan salah penomoran) dalam 1 klik? Coba lihat bagaimana EQUIP membuatnya lebih mudah.
Perbedaan Invoice dan Faktur
Meskipun sering dianggap sama, invoice dan faktur memiliki fungsi yang berbeda dalam proses administrasi bisnis. Memahami perbedaan keduanya akan membantu anda mengelola transaksi, pelaporan, dan penagihan dengan lebih akurat.
| Aspek | Invoice | Faktur |
| Tujuan Utama | Penagihan pembayaran atas barang atau jasa | Pelaporan pajak atas transaksi kena pajak |
| Waktu Penerbitan | Setelah pekerjaan selesai atau barang dikirim | Saat transaksi jual beli terjadi dan dikenakan pajak |
| Pengguna | Penyedia jasa atau penjual kepada klien | Pengusaha Kena Pajak (PKP) untuk laporan pajak |
| Komponen Utama | Deskripsi pekerjaan, jumlah biaya, tenggat pembayaran | Informasi transaksi + komponen PPN |
| Fungsi Bisnis | Mengatur penagihan dan memastikan pembayaran tepat waktu | Memenuhi kewajiban perpajakan dan pelaporan ke DJP |
| Sifat Dokumen | Fokus pada arus kas dan billing | Fokus pada legalitas transaksi dan pajak |
Pelajari cara kerja integrasi E-Faktur di EQUIP agar pelaporan pajak Anda bebas ribet.
Tips Membuat Invoice Tagihan Jasa Proyek
Membuat invoice tagihan jasa proyek yang profesional dan mudah dipahami sangat penting agar proses pembayaran berjalan lancar. Selain mempermudah client, invoice yang baik juga mencerminkan kredibilitas dan profesionalisme bisnismu.
Berikut ini beberapa tips praktis yang bisa kamu terapkan saat membuat invoice tagihan jasa proyek:
1. Gunakan format yang rapi dan terstruktur
Pastikan invoice kamu memiliki struktur yang jelas, mulai dari identitas pengirim dan penerima, nomor invoice, tanggal, hingga rincian jasa. Format yang rapi memudahkan klien membaca dan memahami isi tagihan.
Cara termudah memastikan format rapi adalah dengan menggunakan built-in Professional Templates yang tersedia di software akuntansi EQUIP.
2.Tulis deskripsi jasa secara detail
Jelaskan layanan atau pekerjaan yang sudah kamu selesaikan secara spesifik. Hindari deskripsi yang terlalu umum agar tidak menimbulkan kebingungan atau pertanyaan dari pihak klien.
3. Cantumkan total biaya dengan jelas
Selalu tampilkan rincian biaya dan jumlah total tagihan secara transparan. Jika ada pajak, diskon, atau biaya tambahan, tulis secara terpisah agar semua komponen terlihat jelas.
4. Sertakan tenggat waktu pembayaran
Tuliskan batas waktu pembayaran agar klien tahu kapan mereka harus melakukan pelunasan. Hal ini membantu kamu menjaga arus kas dan menghindari keterlambatan pembayaran.
5. Gunakan bahasa profesional dan sopan
Meskipun invoice bersifat formal, kamu tetap bisa menyampaikannya dengan bahasa yang ramah dan sopan. Tambahkan catatan kecil seperti “Terima kasih atas kerja samanya” untuk memberi kesan positif.
6. Sediakan metode pembayaran yang fleksibel
Berikan beberapa pilihan pembayaran, seperti transfer bank, e-wallet, atau metode lainnya. Ini akan memudahkan klien dalam menyelesaikan tagihan sesuai preferensi mereka.
7. Gunakan template atau software invoice
Manfaatkan template profesional atau aplikasi invoice untuk mempercepat proses pembuatan dan mengurangi kesalahan. Banyak tools gratis dan berbayar yang bisa kamu gunakan dengan mudah.
Contoh Invoice Tagihan Jasa Proyek dan Download Templatenya
Contoh invoice tagihan proyek yang baik akan membantumu memahami bagaimana menyusun elemen-elemen penting seperti deskripsi jasa, rincian biaya, hingga tenggat pembayaran dengan benar. Berikut ini adalah contoh invoice tagihan proyek yang bisa kamu jadikan referensi:
Template sudah diunduh! Tapi, tahukah Anda? Mengelola dan menyesuaikan template manual untuk puluhan proyek dapat menyebabkan:
- Keterlambatan 3-7 hari karena proses penomoran, penyesuaian deskripsi, dan pengiriman.
- Risiko ditolak klien karena error perhitungan pajak (PPN/PPh) atau diskon.
Lupakan proses manual. Beralih ke investasi yang dibutuhkan untuk mengotomatiskan Invoice, E-Faktur, dan Laporan Keuangan proyek Anda dalam 1 klik.
Sederhanakan Proses Invoice dengan Sistem Akuntansi EQUIP
Sistem akuntansi EQUIP adalah solusi pengelolaan keuangan terintegrasi untuk bisnis konstruksi dengan perincian mencakup pengaturan alur kerja, pengawasan operasional, serta kontrol proses administrasi secara menyeluruh.
EQUIP memungkinkan anda memantau bisnis konstruksi dari segala aspek, mulai dari material hingga finance. Dengan software ini, anda dapat mengelola bisnis anda dengan lebih efektif dan efisien.
Dipercaya oleh 500+ bisnis, EQUIP menghadirkan solusi otomatisasi invoicing yang memudahkan kamu dalam membuat, mengirim, dan memantau status tagihan secara real-time melalui kelengkapan fitur yang mereka sediakan.
Berikut adalah fitur unggulan yang dimiliki sistem akuntansi EQUIP:
- Integrated E-Faktur: Pembayaran pajak untuk setiap pembelian jadi mudah karena Software Akuntansi EQUIP telah terintegrasi dengan E-Faktur.
- Built in Professional Templates: Software Akuntansi EQUIP menyediakan berbagai macam desain template untuk pembuatan invoice, struk dan voucher.
- Automasi Pembuatan Laporan: Buat laporan keuangan perusahaan yang lengkap, mulai dari transaksi, laba rugi, pengeluaran, dan lainnya dalam hitungan menit.
- Riwayat Transaksi: Otomatiskan pencatatan transaksi bisnis Anda dengan software Akuntansi. Permudah penyimpanan dan pengecekan data setiap saat.
Coba demo gratis EQUIP untuk merasakan kemudahannya secara langsung!
Kesimpulan
Invoice tagihan proyek adalah dokumen penting yang memastikan pembayaran berjalan tepat waktu dan transparan bagi kedua belah pihak. Dengan menyusun invoice secara rapi dan lengkap, anda dapat menjaga arus kas tetap sehat dan membangun kepercayaan klien.
EQUIP adalah sistem akuntansi terintegrasi yang menyediakan perincian lengkap seperti automasi pembuatan invoice, pelacakan status pembayaran real-time, pengelolaan anggaran proyek, hingga kontrol approval yang terstruktur. Setiap komponen ini membantu bisnis mengurangi kesalahan manual, mempercepat proses administrasi, dan meningkatkan akurasi pencatatan.
Jika anda ingin mempercepat pengelolaan tagihan proyek, saatnya mencoba EQUIP sebagai solusi yang lebih efisien. Klik di sini untuk menjadwalkan demo gratis dan lihat bagaimana sistem ini dapat membantu bisnis anda berkembang.
FAQ tentang Invoice Tagihan Proyek
Invoice proyek adalah dokumen resmi yang dikeluarkan penyedia jasa kepada klien sebagai permintaan pembayaran setelah pekerjaan selesai, berisi detail seperti nama proyek, deskripsi pekerjaan, rincian biaya, dan tenggat waktu pembayaran. Dokumen ini memastikan pembayaran sesuai kesepakatan serta menjaga kelancaran arus kas dan hubungan profesional antara kedua pihak.
Isi invoice mencakup identitas pengirim dan penerima, nomor dan tanggal invoice, deskripsi jasa, rincian biaya, tenggat waktu, serta metode pembayaran seperti rekening atau e-wallet. Selain itu, invoice dapat memuat catatan tambahan seperti ucapan terima kasih, informasi pajak, atau syarat pembayaran untuk menambah kesan profesional dan memperjelas tagihan.
Perbedaan utama antara invoice dan kwitansi terletak pada waktu serta fungsinya, di mana invoice dibuat sebagai permintaan pembayaran sebelum klien melunasi tagihan. Sementara itu, kwitansi diberikan setelah pembayaran diterima sebagai bukti pelunasan, sehingga invoice berfungsi untuk menagih dan kwitansi sebagai tanda terima pembayaran.
Untuk membuat invoice yang baik dan benar, pastikan menggunakan format yang jelas dan terstruktur, dimulai dengan informasi pengirim dan penerima, nomor dan tanggal invoice yang unik, serta deskripsi pekerjaan atau layanan yang sudah diberikan secara detail. Sertakan rincian biaya per item dan jumlah total tagihan, serta pastikan ada transparansi terkait pajak atau diskon.
Tentukan tenggat waktu pembayaran dengan jelas dan sediakan beberapa opsi metode pembayaran yang memudahkan klien. Gunakan bahasa yang profesional dan sopan, misalnya dengan menambahkan ucapan terima kasih, agar kesan positif tetap terjaga dalam hubungan bisnis.
Invoice biasanya dibuat oleh penyedia jasa atau penjual setelah pekerjaan selesai atau barang dikirim kepada klien. Dalam konteks proyek atau layanan, pihak seperti kontraktor, freelancer, atau perusahaan jasa bertanggung jawab mengirim invoice sebagai permintaan pembayaran atas jasa atau barang yang telah diberikan.
Ya, Software Akuntansi EQUIP dapat membuat e-Faktur dan invoice sekaligus dalam satu sistem terintegrasi. Semua proses dapat dilakukan otomatis mulai dari pembuatan, penyimpanan arsip digital, hingga pengiriman ke klien.



