Apa itu Akuntansi Manajemen dan Penerapannya dalam Bisnis Anda

 Indonesia saat ini menjadi salah satu pasar yang menjanjikan bagi para pelaku bisnis. Peluang untuk memulai bisnis di Indonesia semakin terbuka lebar, terutama dengan munculnya berbagai platform pendanaan seperti crowdfunding dan venture capital. Namun, meskipun peluangnya besar, banyak pebisnis yang masih menghadapi berbagai tantangan dalam memulai bisnis mereka, salah satunya adalah akuntansi manajemen.

Selain itu, banyaknya inovasi dan ide baru yang terus bermunculan, serta dukungan pemerintah yang semakin meningkat, menjadikan Indonesia sebagai tempat yang tepat untuk memulai bisnis baru. Dalam menjalankan bisnis, terdapat beberapa hal yang perlu Anda perhatikan, seperti menciptakan nilai bagi pelanggan, mengembangkan produk atau jasa yang inovatif, serta mengelola keuangan secara efektif.

DemoGratis

Perbedaan Akuntansi Manajemen dan Akuntansi Keuanganakuntansi manajemen

Akuntansi manajemen adalah proses pengumpulan, analisis, dan pelaporan informasi keuangan yang digunakan oleh manajer dalam pengambilan keputusan bisnis. Sedangkan, akuntansi keuangan adalah proses pencatatan, pengukuran, dan pelaporan informasi keuangan perusahaan untuk memenuhi kebutuhan pihak eksternal misalnya investor. Berikut penjelasan mengenai perbedaan kedua akuntansi tersebut secara lengkap:

1. Tujuan

Akuntansi keuangan memiliki tujuan untuk menyediakan laporan keuangan yang akurat dan terpercaya untuk pihak eksternal gunakan dalam membuat keputusan seperti. Sedangkan, tujuan akuntansi manajemen adalah untuk memberikan informasi yang manajer butuhkan dalam pengambilan keputusan yang lebih baik dalam menjalankan operasi bisnis sehari-hari.

2. Fokus

Fokus akuntansi keuangan lebih berdasar pada pencatatan transaksi keuangan perusahaan untuk memenuhi kewajiban hukum dan menyajikan informasi keuangan yang pihak luar butuhkan. Sementara itu, akuntansi manajemen lebih berfokus pada pengukuran, analisis, dan pelaporan informasi keuangan yang digunakan oleh manajer dalam pengambilan keputusan bisnis

3. Jenis laporan keuangan

Laporan keuangan yang terdapat dalam akuntansi keuangan meliputi neraca, laporan laba rugi, dan laporan arus kas. Sedangkan dalam akuntansi manajemen, laporan keuangannya dapat berbeda-beda tergantung pada kebutuhan manajemen, seperti laporan biaya produk, laporan biaya proyek, laporan kinerja departemen, atau laporan kinerja produk.

4. Penggunaan data dan metode analisis

Pada akuntansi keuangan menggunakan data historis dan metode analisis standar, sedangkan akuntansi manajemen menggunakan data historis dan masa depan. Selain itu, akuntansi ini juga menggunakan metode analisis yang lebih fleksibel dan sesuai dengan kebutuhan bisnis.

Baca juga: Pengertian & 5 Contoh Software Akuntansi Terbaik di Indonesia

Fungsi dan Tujuan Akuntansi Manajemen 

Selanjutnya, fungsi utama akuntansi manajemen adalah memberikan informasi keuangan yang relevan dan berguna bagi manajer dalam pengambilan keputusan bisnis. Selain itu, terdapat fungsi-fungsi lainnya seperti:

1. Pengukuran biaya produksi dan pengeluaran operasional

Akuntansi manajemen dapat membantu manajer dalam mengukur biaya produksi dan pengeluaran operasional secara lebih rinci dan akurat. Maka, dengan hal itu manajer dapat membuat keputusan yang lebih baik terkait penggunaan sumber daya, menetapkan harga jual yang tepat, dan meningkatkan efisiensi produksi.

2. Prediksi keuangan dan penganggaran 

Fungsi akuntansi manajemen juga meliputi peramalan keuangan dan penganggaran yang akurat. Maka, infromasi keuangan yang relevan yang berasal dari akuntansi manajemen dapat membantu manajer dalam membuat rencana bisnis yang realistis, memperkirakan biaya yang diperlukan, dan mengatur sumber daya dengan lebih efektif.

3. Evaluasi kinerja dan pengambilan keputusan

Selain itu, akuntansi manajemen dapat membantu manajer dalam mengevaluasi kinerja bisnis dan melakukan pengambilan keputusan yang lebih baik. Selain itu, informasi keuangan tersebut  membantu manajer dalam mengidentifikasi kelemahan dan kekuatan bisnis, mengevaluasi efektivitas strategi bisnis, serta membuat keputusan yang berdampak pada keuntungan dan pertumbuhan bisnis. 

Selanjutnya, tujuan akuntansi manajemen adalah memberikan informasi keuangan yang relevan, akurat, dan bermanfaat bagi manajer dalam pengambilan keputusan bisnis. Berikut beberapa tujuan akuntansi manajemen bagi bisnis Anda:

1. Memberikan informasi keuangan yang relevan dan akurat

Memberikan informasi yang relevan dan akurat bagi manajer dalam mengambil keputusan bisnis yang tepat. Informasi keuangan  harus sesuai dengan kebutuhan manajer dalam mengambil keputusan bisnis. Dengan informasi tersebut, manajer dapat mengambil tindakan yang tepat dan efektif dalam menghadapi situasi bisnis yang berubah-ubah.

2. Mengukur biaya produksi dan pengeluaran operasional 

Dapat mengukur secara rinci dan akurat, serta memperkirakan biaya yang Anda perlukan untuk memproduksi barang atau jasa. Akuntansi manajemen harus mampu mengidentifikasi biaya yang perusahaan keluarkan dalam produksi barang atau jasa secara detail. Dengan informasi ini, manajer dapat mengoptimalkan penggunaan sumber daya dan mengendalikan biaya produksi.

3. Membantu manajer dalam membuat prediksi keuangan dan penganggaran 

Dengan informasi yang ada, dapat membantu membuat prediksi keuangan yang akurat, sehingga dapat merencanakan kegiatan bisnis dengan lebih efektif dan efisien. Informasi tersebut berguna untuk memprediksi keuangan di masa depan dan membuat penganggaran. Dengan demikian, manajer dapat menentukan sumber daya yang diperlukan dan merencanakan kegiatan bisnis dengan lebih efektif dan efisien.

Ruang lingkup Akuntansi Manajemen 

1. Perencanaan dan penganggaran

Salah satu fungsi utama akuntansi manajemen yang bertujuan untuk membantu manajemen dalam merencanakan kegiatan bisnis dan penganggaran keuangan. Dalam hal ini, akuntansi manajemen akan mengumpulkan data dan informasi terkait kemampuan perusahaan dalam melakukan kegiatan bisnis, kemudian menyusun rencana dan penganggaran yang optimal. 

2. Pengukuran biaya produksi dan pengeluaran operasional

Dalam hal ini, akuntansi manajemen berguna dalam mengukur dan mengontrol biaya produksi dan pengeluaran operasional secara efektif. Dengan mengukur biaya produksi, manajemen dapat mengetahui harga pokok produk atau jasa, sehingga dapat menentukan harga jual yang tepat. Pengukuran biaya operasional juga membantu manajemen dalam mengendalikan pengeluaran 

3. Analisis keuntungan dan biaya

Ruang lingkup ini, akuntansi manajemen akan mengumpulkan data dan informasi terkait biaya produksi, biaya operasional, dan penjualan perusahaan. Data dan informasi tersebut akan dianalisis untuk menentukan tingkat profitabilitas perusahaan. Hal ini membantu manajemen dalam mengetahui produk atau jasa yang menghasilkan keuntungan dan yang tidak, sehingga dapat membuat keputusan yang tepat dalam mengelola bisnis.

4. Evaluasi kinerja

Dalam hal ini, akuntansi manajemen dapat mengukur kinerja perusahaan secara teratur dan mengevaluasi apakah perusahaan sudah mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Evaluasi dilakukan dengan mengumpulkan data dan informasi terkait kinerja operasional dan keuangan perusahaan, kemudian menganalisisnya. Hal tersebut dapat mengetahui kelemahan dan kekuatan perusahaan, sehingga dapat membuat keputusan yang tepat untuk memperbaiki kinerja perusahaan.

5. Pengambilan keputusan investasi

Akuntansi manajemen akan membantu manajemen dalam memutuskan investasi yang tepat. Dengan menggunakan teknik akuntansi manajemen, manajemen dapat melakukan analisis investasi yang komprehensif, seperti analisis Return On Investment (ROI), analisis net present value (NPV), dan analisis internal rate of return (IRR). Selain itu, analisis ini membantu manajemen dalam memilih investasi yang menghasilkan keuntungan yang optimal bagi perusahaan.

Penerapan Akuntansi Manajemen

Penerapan akuntansi manajemen sangat penting dalam membantu perusahaan dalam mengambil keputusan bisnis yang lebih baik. Berikut beberapa penerapan yang dapat Anda lakukan:

1. Analisis biaya

Analisis biaya merupakan salah satu penerapan yang berguna untuk mengetahui biaya produksi secara rinci. Dengan mengetahui biaya produksi secara rinci, perusahaan dapat mengambil keputusan yang lebih tepat dalam menentukan harga jual, menentukan target laba, dan mengevaluasi kinerja perusahaan. Analisis biaya dapat  menganalisis biaya produksi yang terdiri dari biaya bahan baku, biaya tenaga kerja langsung, dan biaya overhead pabrik.

2. Budgeting

Penganggaran merupakan penerapan yang berfungsi untuk menetapkan target keuangan perusahaan dalam jangka waktu tertentu. Dalam budgeting, perusahaan menetapkan target pendapatan, biaya, dan laba yang ingin dicapai dalam jangka waktu tertentu. Maka, perusahaan dapat mengatur pengeluaran dan menentukan prioritas pengeluaran yang akan dilakukan.

3. Analisis Harga Pokok Produksi (HPP)

HPP berfungsi untuk menghitung biaya produksi per unit barang atau jasa yang perusahaan hasilkan. Dalam analisis HPP, perusahaan menghitung biaya produksi yang meliputi biaya bahan baku, biaya tenaga kerja langsung, dan biaya overhead pabrik. Dengan mengetahui harga pokok produksi, perusahaan dapat menetapkan harga jual yang tepat sehingga dapat mencapai target laba.

4. Analisis Break Even Point

Penerapan akuntansi manajemen ini berguna untuk mengetahui titik impas atau break even point dari suatu produk atau jasa. Break even point merupakan titik di mana biaya yang dikeluarkan sama dengan pendapatan yang diterima. Dengan begitu, perusahaan dapat mengetahui apakah produk atau jasa yang mereka hasilkan menguntungkan atau tidak.

Baca juga: Pentingnya Mengoptimalkan Rencana Anggaran Biaya dengan Software Akuntansi

Accounting

Kesimpulan

Maka dari itu, manajemen keuangan yang efektif sangat penting untuk kesuksesan jangka panjang. Akuntansi manajemen menjadi alat penting dalam membantu perusahaan mengelola keuangan mereka dengan baik. Untuk memudahkan pengelolaan keuangan perusahaan, banyak startup telah beralih ke penggunaan software akuntansi misalnya, EQUIP yang dapat mempermudah kegiatan akuntansi manajemen bisnis. 

Software akuntansi milik EQUIP memiliki berbagai fitur yang dapat membantu startup dalam manajemen keuangan mereka, seperti pengelolaan persediaan, pelacakan pembayaran, pengelolaan anggaran, dan pembuatan laporan keuangan yang mudah dipahami. Penggunaan software akuntansi seperti EQUIP juga dapat membantu mengurangi risiko kesalahan manusia dan mempercepat proses akuntansi.

Demo gratis EQUIP sekarang untuk bantu bisnis Anda naik level!

<img class=

Jika Anda pemilik startup atau bisnis yang sedang berkembang, maka Anda harus mempertimbangkan untuk menggunakan perangkat lunak akuntansi yang tepat. Salah satu software yang dapat membantu anda misalnya EQUIP, sebuah perangkat lunak akuntansi manajemen yang dapat membantu Anda mengelola keuangan bisnis dengan lebih efisien dan efektif.

Dengan software tersebut, Anda dapat memperoleh data keuangan yang akurat, mengukur kinerja bisnis Anda, menganalisis biaya produksi dan pengeluaran operasional, membuat anggaran, serta melakukan analisis break even point. Selain itu, Anda dapat memonitor arus kas bisnis Anda dan memastikan bahwa keuangan bisnis Anda selalu dalam kondisi yang baik. Dapatkan demo gratis untuk mengetahui fitur-fitur lengkap lainnya. 

Eka Mulia
Eka Mulia
Hello, I'm Mohammad Eka Mulia, a junior content writer passionate about crafting compelling stories and engaging copy to help businesses and individuals reach their target audience through effective content. I bring a fresh perspective and eagerness to learn and grow in content creation.

Artikel Terkait

Baca Juga

Coba Gratis Software EQUIP

Diskusikan kebutuhan bisnis Anda dengan konsultan ahli kami dan dapatkan demonya! GRATIS!

Ingin respon lebih cepat?

Hubungi kami lewat Whatsapp

Icon EQUIP

Gabriella
Balasan dalam 1 menit

Gabriella
Ingin Demo Gratis?

Hubungi kami via WhatsApp, dan sampaikan kebutuhan perusahaan Anda dengan tim ahli kami.
628111775117
×

Gabriella

Active Now

Gabriella

Active Now