Alat berat konstruksi adalah mesin besar yang membantu pekerjaan proyek seperti penggalian, pengangkutan, pemadatan, pengaspalan, dan pengangkatan material agar lebih cepat dan efisien.

Pengelolaan alat berat perlu memperhatikan jenis proyek, skala pekerjaan, kapasitas alat, biaya operasional, ketersediaan suku cadang, serta keterampilan operator.

Masalah umum dalam pengelolaan alat berat mencakup downtime, kerusakan mesin, jadwal perawatan yang tidak teratur, biaya bahan bakar tinggi, dan pemakaian alat yang tidak sesuai kebutuhan proyek.

Solusi digital seperti software alat berat membantu perusahaan memantau penggunaan aset, menjadwalkan perawatan, dan mengontrol performa alat berat secara lebih terukur.