Laporan keuangan interim adalah laporan keuangan yang disusun untuk periode kurang dari satu tahun, biasanya per kuartal atau semester.

Komponen penting laporan interim meliputi neraca, laporan laba rugi, arus kas, dan catatan atas laporan keuangan.

Penyusunan laporan interim secara manual sering memakan waktu lama dan rentan kesalahan input data.

Penggunaan sistem akuntansi terintegrasi memastikan penyusunan laporan keuangan interim dapat dilakukan secara otomatis dan real-time, sehingga meningkatkan efisiensi pelaporan.