Mengelola perusahaan berskala besar seringkali terasa seperti menahkodai kapal raksasa di tengah badai data yang tersebar. Tiap departemen bekerja sendiri-sendiri, sehingga dalam pengambilan keputusan, terdapat hambatan integrasi.
Inilah mengapa solusi manajemen perusahaan modern semakin dilirik perusahaan, seperti misalnya Infor ERP. Vendor enterprise resource planning ini hadir sebagai salah satu pemain utama di pasar industri global.
Bagi Anda yang juga melirik solusi ERP dari Infor, mari mengenal vendor ini selangkah lebih jauh. Berikut artikel kami akan hadir sebagai salah satu sumber informasi terpercaya Anda.
Key Takeaways
Sistem manajemen bisnis berbasis cloud dengan spesialisasi industri mendalam.
Mencakup manajemen rantai pasok, aset perusahaan, dan kecerdasan buatan.
Data operasional yang terfragmentasi dan sulit diakses secara real-time.
Platform teknologi terintegrasi untuk otomatisasi dan analitik bisnis.
- Mengenal Infor ERP dan Posisinya di Pasar Global
- Arsitektur Teknologi dalam Infor OS
- Infor Coleman, Terobosan AI untuk Transformasi Digital
- Untuk Siapa Infor ERP Sebenarnya?
- Membandingkan Infor dengan Solusi ERP Lain
- Contoh Implementasi Infor ERP dalam Berbagai Wajah Industri
- Tantangan Implementasi Infor ERP dan Solusi Menghadapinya
- Bagaimanakah Cara Mengadopsi ERP yang Baik?
- Kesimpulan
Mengenal Infor ERP dan Posisinya di Pasar Global
Meskipun besar sebagai penyedia akuntansi, Infor adalah penyedia layanan ERP komprehensif yang sebenarnya dirancang untuk mengelola seluruh proses operasional secara end-to-end.
Sistem ini dikenal karena pendekatannya yang unik bernama CloudSuites. Pendekatan ini secara khusus menyasar industri manufaktur, kesehatan, dan distribusi.
Oleh karena itu, Infor menjadi kompetitor alami bagi penyedia ERP raksasa dunia, seperti Oracle, Epicor, dan HashMicro.
Arsitektur Teknologi dalam Infor OS
Jantung dari modernisasi Infor terletak pada Infor OS, sebuah platform operasi berbasis cloud yang menghubungkan berbagai aplikasi bisnis, kecerdasan buatan, dan analitik data.
Arsitektur ini memungkinkan data mengalir mulus antar aplikasi, menghilangkan salah informasi yang selama ini menjadi musuh utama efisiensi perusahaan.
Dengan basis di Amazon Web Services (AWS), Infor menawarkan skalabilitas dan keamanan data tingkat tinggi yang sulit ditandingi oleh infrastruktur on-premise tradisional.
Tidak berhenti sampai di situ, Infor menanamkan kemampuan kolaborasi sosial langsung ke dalam alur kerja ERP melalui fitur Ming.le. Fitur ini memungkinkan karyawan untuk berkomunikasi terkait dokumen atau proses tertentu langsung di dalam sistem.
Infor Coleman, Terobosan AI untuk Transformasi Digital
2026 tidak akan pernah lengkap tanpa pembahasan dan kehadiran kecerdasan buatan (AI). Kali ini, Infor menjawabnya melalui kehadiran Infor Coleman.
Apakah itu dan bagaimana ini memengaruhi bisnis Anda? Infografis berikut akan menjelaskannya kepada Anda.
Untuk Siapa Infor ERP Sebenarnya?
Mengelola operasi enterprise itu bukan hanya perihal “punya ERP”, tetapi juga tentang memastikan setiap keputusan lahir dari data yang sama dan di waktu yang sama.
Untuk itu, Anda wajib mengetahui karakteristik bisnis yang sebaiknya menggunakan sistem Infor ERP dalam nadi operasionalnya. Berikut adalah beberapa kriteria yang cocok menggunakan Infor:
- Perusahaan internasional dengan lalu lintas operasional luas.
- Supply chain kompleks dengan kebutuhan visibility end-to-end
- Produksi dengan banyak SKU, BOM, dan perubahan demand yang cepat
- Aset dan maintenance kritikal yang menuntut predictive planning
- Perusaaahn yang mengejar skalabilitas tanpa menambah beban administratif
Membandingkan Infor dengan Solusi ERP Lain
| Aspek | Infor | SAP | Oracle | HashMicro |
| Fokus utama | ERP enterprise industri | ERP enterprise skala besar | ERP enterprise cloud finance | ERP enterprise lokal besar |
| Cocok untuk | Manufaktur, distribusi, aset kompleks | Korporasi proses sangat kompleks | Grup bisnis fokus finance & reporting | Manufaktur, akuntansi, distribusi |
| Kelebihan singkat | Modul supply chain dalam | Governance dan compliance kuat | Ekosistem finance dan cloud | UI mudah, cocok untuk perusahaan Indonesia |
| Catatan | Perlu disiplin fit-to-standard | Implementasi cenderung berat | Kompleksitas naik seiring modul | Waktu implementasi yang variatif |
Contoh Implementasi Infor ERP dalam Berbagai Wajah Industri
Berikut gambaran implementasinya secara praktikal agar mudah divisualisasikan oleh pebisnis:
1. Manufaktur diskrit dan proses
Infor membantu menyinkronkan permintaan pasar, bahan baku, dan kapasitas produksi. Untuk manufaktur proses, sistem mendukung manajemen resep, pelacakan lot, shelf-life, dan metode FEFO untuk mengurangi waste.
2. Distribusi dan logistik
Infor dirancang untuk distributor dengan SKU besar dan transaksi tinggi. Sistem membantu mengatur safety stock berbasis prediksi demand, mengelola harga B2B yang kompleks, dan mengotomatisasi vendor rebates.
3. Ritel dan e-commerce
Infor memungkinkan pengelolaan stok omnichannel melalui single view of inventory. Stok toko fisik bisa dipakai untuk pesanan online atau skema BOPIS. Untuk industri fashion, sistem mendukung manajemen varian produk (warna, ukuran, gaya) agar alokasi stok musiman lebih akurat dan risiko overstock berkurang.
Tantangan Implementasi Infor ERP dan Solusi Menghadapinya
Bahkan dengan perangkat lunak terbaik, risiko kegagalan tetap ada. Memahami tantangan umum yang sering dialami perusahaan lain saat mengadopsi Infor ERP dapat menyelamatkan perusahaan Anda dari kerugian miliaran rupiah.
| Tantangan | Dampak | Solusi |
| Over-customization | Sistem kaku dan upgrade cloud rawan gagal | Pakai fitur bawaan dulu, gunakan extensibility/no-code, ubah core hanya jika terpaksa |
| Change management lemah | Resistensi tinggi, sistem tidak dipakai optimal, input data tidak disiplin | Libatkan user sejak awal, tunjuk duta ERP per divisi, komunikasikan benefit personal, jalankan training bertahap |
| Kualitas data master diabaikan | Laporan tidak akurat, proses otomatisasi macet, banyak rework | Audit & deduplikasi data, tetapkan standar penamaan, lakukan cleaning sebelum migrasi, bentuk tim data governance |
Bagaimanakah Cara Mengadopsi ERP yang Baik?
Mengimplementasikan sistem ERP sekelas Infor bukanlah proyek IT semata, melainkan transformasi bisnis menyeluruh. Untuk itu, Anda perlu memperhatikan langkah-langkah implementasi ERP berikut ini:
- Petakan kebutuhan unik bisnis Anda.
- Bersihkan dan standarkan master data (barang, pelanggan, COA) sebelum migrasi.
- Tetapkan target migrasi akurasi >99% dan rencana cut-over agar downtime minimal.
- Jalankan CRP per divisi pakai data nyata, lalu perbaiki alur yang gagal.
- Luluskan UAT untuk skenario inti tanpa error kritis sebelum go-live.
- Siapkan hypercare 2–4 minggu pertama untuk respons cepat dan monitoring.
- Pantau KPI DSO, inventory turnover, order fulfillment cycle time, dan uptime 99.9% (cloud).
Kesimpulan
Infor ERP menawarkan solusi yang kuat dan mendalam bagi perusahaan yang membutuhkan spesialisasi industri tingkat lanjut dan siap merangkul transformasi digital berbasis cloud.
Namun, keberhasilan implementasinya sangat bergantung pada kesiapan perusahaan, anggaran yang memadai, dan strategi manajemen perubahan yang efektif.
Pastikan Anda melakukan evaluasi menyeluruh, membandingkan fungsionalitas dengan kebutuhan unik bisnis, dan mempertimbangkan dukungan lokal yang tersedia.
Infor ERP lebih fokus pada spesialisasi industri mendalam (micro-verticals) dengan konfigurasi bawaan, sehingga meminimalkan kebutuhan kustomisasi kode dibandingkan SAP atau Oracle yang lebih generalis.
Infor umumnya lebih cocok untuk perusahaan skala menengah hingga besar (enterprise) karena kompleksitas dan biaya implementasinya. UKM mungkin lebih baik menggunakan solusi ERP yang lebih ringan dan terjangkau.
Infor CloudSuite adalah rangkaian aplikasi ERP berbasis cloud yang dikelompokkan berdasarkan industri spesifik, seperti CloudSuite Industrial (SyteLine) untuk manufaktur atau CloudSuite Healthcare untuk rumah sakit.
Waktu implementasi bervariasi tergantung skala bisnis dan kompleksitas modul, namun rata-rata memakan waktu antara 6 hingga 18 bulan untuk implementasi penuh pada perusahaan skala menengah-besar.
Ya, Infor menggunakan infrastruktur Amazon Web Services (AWS) dengan standar keamanan tingkat tinggi, termasuk enkripsi data, pemantauan ancaman 24/7, dan kepatuhan terhadap regulasi global.

