5 Tips Sukses Memulai Bisnis Barbershop untuk Pemula

Bisnis barbershop merupakan bisnis yang memiliki peluang terbesar saat ini. Para pria biasanya merasa lebih nyaman untuk berkonsultasi soal styling karena para barber sudah dibekali dengan skill untuk bantu menentukan styling rambut paling cocok untuk masing-masing konsumen. Kedekatan antara konsumen dan barber inilah yang menjadi barbershop bisa terus berkembang seiring waktu, dan ini pula yang membuat bisnis barbershop banyak peminatnya. Bahkan, sudah ada teknologi yaitu software CRM untuk tingkatkan prospek kualitas bisnis barbershop, sistem yang membantu pertahankan loyalitas pelanggan. Software CRM yang baik memungkinkan bisnis untuk melacak prospek yang berkualitas sehingga dapat lebih hemat waktu.

Keuntungannya bukan hanya sekedar sistem untuk meningkatkan penjualan, melainkan membuat operasional bisnis yang lebih efisien, untuk memaksimalkan keuntungan dan mengurangi biaya. Sistem CRM memfasilitasi perusahaan dengan memberikan kemudahan komunikasi, data yang terorganisir, serta pelayanan yang lebih baik. Seluruh hal tersebut dapat membantu bisnis barbershop memastikan sistem memenuhi seluruh kebutuhan pelanggan dan menangani keluhannya dengan tepat.

Baca Juga: Kunci Sukses Memulai Bisnis F&B dengan Software POS

barbershop

Keuntungan Membuka Bisnis Barbershop

Keuntungan dalam bisnis barbershop tidak bisa dianggap sebelah mata, salah satu keuntunganya adalah lebih merakyat sehingga selalu ramai. Usaha jasa ini selalu banyak orang berkunjung, mulai dari bayi hingga orang tua. Tempat usaha potong rambut juga tidak tergantung pada lokasi, dan trend atau musim tidak mempengaruhi bisnis barbershop.

Meskipun hanya usaha potong rambut, namun keuntungan dari barbershop ini ternyata cukup menjanjikan. Apalagi jika mengikuti  tren yang ada, maka bisnis ini akan menjadi bisnis yang berkembang. Untuk Anda yang tertarik dengan bisnis barbershop, berikut ada lima tips yang bisa Anda terapkan untuk memulai bisnis dan meraup keuntungan.

Salah satu contoh barbershop terkenal di Indonesia adalah captain barbershop. Captain barbershop merupakan tempat potong rambut terkenal di Indonesia khususnya di kalangan anak muda. Captain barbershop menghasilkan gaya potong rambut yang keren dan banyak kalangan muda sukai. Tak heran, jika tempat potong rambut ini menjadi primadona pada kalangan muda di Indonesia.

Baca Juga: Usaha Sampingan: Simak Pengertian dan Ide Menariknya!

Tips Memulai Bisnis Barbershop

Memiliki konsep yang menarik

Dalam menjalankan bisnis barbershop, penting bagi Anda untuk memiliki konsep yang menarik. Dengan memiliki konsep menarik, maka Anda bisa terus bersaing melawan kompetitor lain. Konsep menarik memiliki nilai tambah, agar pelanggan merasa puas memakai jasa Anda.

Akan tetapi pastikan kualitas yang Anda tawarkan tidak rendah, karena penting bagi pemilik usaha untuk mengutamakan kualitas dan pelayanan kepada para pelanggan. Karena walaupun harga sedikit lebih mahal jika pelayanannya sangat baik dan terjamin maka pelanggan akan merasa puas dan bertahan menjadi pelanggan tetap.

Menentukan lokasi yang strategis

Memilih lokasi yang strategis merupakan hal yang wajib Anda perhatikan sebelum memulai membuka bisnis barbershop Anda. Dalam sebuah strategi pemasaran, pemilihan lokasi tempat usaha akan berpengaruh terhadap kesuksesan Anda selama menjalankan usaha tersebut. Prinsipnya, semakin strategis tempat usaha anda, maka semakin besar peluang anda untuk meraih kesuksesan.

Akan tetapi, jika lokasi tempat usaha anda tidak strategis, maka kemungkinan besar usaha anda akan sulit untuk meraih kesuksesan.

Memilih barber yang handal dan profesional

Memilih barber yang telah memiliki pengalaman dalam urusan pangkas memangkas rambut. Pastikan barber memiliki keahlian selain ahli secara teknis, tapi juga bisa memberikan pelayanan yang baik seperti sopan dan ramah dengan pelanggan, hingga dapat memberi solusi terbaik bagi pelanggan. Dengan pelayanan yang baik, pelanggan akan puas sehingga mereka tidak akan ragu untuk kembali maupun merekomendasikan barbershop Anda.

Seorang barber yang handal akan memberikan pelayanan terbaik dan potongan rambut yang rapi. Terdapat beberapa potongan rambut yang keren. Gaya potong rambut pria cenderung simple namun sulit. Contohnya adalah gaya potong rambut bob dan potong rambut korea pria. Seorang barber yang menghasilkan gaya potong rambut pria keren dan rapi, maka akan membuat pelanggan kembali lagi.

Memiliki ruangan yang nyaman

Kenyamanan pelanggan merupakan salah satu cara agar usaha barbershop Anda punya nilai yang membedakan dengan kompetitor. Usahakan untuk memisah antara ruang tunggu dan ruang cukur. Tempat usaha barbershop Anda setidaknya harus dilengkapi dengan fasilitas pendukung, seperti toilet, Wi-Fi, mushola dan sebagainya. Selain itu, kebersihan tempat juga menjadi poin utama dalam meningkatkan daya tarik pengunjung. Pastikan Anda memberikan kepuasan pada pengunjung dengan fasilitas dan pelayanan terbaik, menyesuaikan dengan target pelanggan Anda.

Menggunakan sistem yang menarik

Banyak cara yang bisa Anda lakukan untuk menarik pelanggan, salah satunya menggunakan sistem yang menarik. Anda bisa menawarkan promo unik, seperti satu kali potong rambut dapat gratis cermin. Selain itu, Anda juga bisa menanyakan nomor telepon dan email pelanggan, kirimi mereka update dan promo-promo terbaru barbershop Anda secara berkala. Promo menarik, contohnya seperti kupon pangkas 5 kali gratis pangkas sekali, tentu akan membuat mereka datang lagi ke tempat Anda. Anda juga dapat memanfaatkan software CRM untuk mengotomatiskan pengelolaan pelanggan.

barbershop
Sumber: Freepik.com

Persiapan Membuka Bisnis Barbershop

Dalam menjalankan bisnis tentu Anda memerlukan modal awal. Modal ini berfungsi untuk berbagai macam kebutuhan agar usaha potong rambut Anda bisa berjalan dengan baik. Berikut kebutuhan-kebutuhan untuk membuka bisnis ini:

Belanja alat-alat barbershop

Dalam memulai bisnis potong rambut, Anda perlu menyiapkan alat-alat penunjang dalam bisnis Anda. Berikut daftar alat yang harus Anda miliki :

  • Mesin cukur rambut atau clipper
  • Gunting rambut
  • Kursi cukur
  • Sisir dengan berbagai ukuran
  • Botol semprotan
  • Shaving cream
  • Pisau cukur atau razor
  • Handuk
  • Kursi barber
  • Apron barbershop
  • Produk-produk grooming

Biaya sewa atau beli tempat

Lokasi barbershop cukup menentukan performa barbershop Anda nantinya. Sebab, lokasi turut pula menentukan kenyamanan dan aksesibilitas yang cukup mempengaruhi ketertarikan konsumen untuk datang dan menjadi pelanggan tetap. Anda dapat mempertimbangkan apakah sebaiknya membeli atau menyewa tempat usaha. Tidak ada pilihan yang mutlak. Masing-masing pilihan memiliki kelebihan dan kelemahan, perhatikan apakah Anda membuat keputusan tersebut berdasarkan pertimbangan yang matang.

Biaya promosi

Memperhitungkan biaya promosi merupakan hal yang perlu Anda lakukan supaya konsumen mengenal usaha barbershop Anda. Biaya ini meliputi branding di media sosial, promo potongan harga, bekerjasama dengan influencer, percetakan banner, dan lain sebagainya. Konsistenlah memberikan layanan yang sempurna kepada konsumen agar dapat menciptakan pemasaran dari mulut ke mulut. Rekomendasi dari satu konsumen yang puas bisa mendatangkan konsumen tanpa perlu mengeluarkan biaya promosi yang besar.

Biaya operasional

Siapkan biaya operasional selama beberapa bulan kedepan dalam modal usaha Anda. Biaya operasional ini mencakup biaya listrik, air, kebersihan, keamanan, gaji pegawai, hingga untuk restock perlengkapan-perlengkapan cukur. Dengan menyiapkan dana awal, Anda dapat memastikan barbershop bisa tetap beroperasi meskipun pemasukan belum mampu untuk menutup modal.

Rincian modal membuka bisnis barbershop

Agar lebih jelas, berikut rincian biaya yang harus Anda keluarkan untuk memulai bisnisnya dengan total biaya, yaitu :

  • Biaya Peralatan: Rp 1.500.000
  • Perlengkapan: Rp 8.000.000
  • Biaya promosi: Rp 500.000
  • Sewa lokasi: Rp 1.000.000 / bulan (tergantung lokasi)
  • Modal operasional : Rp 1.250.000 / bulan
  • Gaji karyawan: Rp 1.500.000,-

Jadi total biaya awal yang harus Anda siapkan adalah Rp 13.750.000. Biaya tersebut bukan biaya patokan yang mutlak. Mengingat biaya ini sangat tergantung oleh berbagai variabel, mulai dari kemampuan Anda dalam bernegosiasi, pemilihan lokasi, kompetensi barber yang akan Anda pekerjakan, dan lain sebagainya. 

Kesimpulan

barbershop

Peluang usaha bisnis ini memang cukup menjanjikan karena bisa untuk jangka panjang. Bagaimana, tertarik untuk membangun usaha barbershop? tentu ini tidak mudah, dan Anda harus memulai usaha ini dari nol. Dengan software CRM dapat membantu Anda lebih dekat dengan pelanggan dan berhasil meraih keuntungan dalam bisnis barbershop. Buktikan dengan demo produknya sekarang!

Artikel Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Baca Juga

Coba Gratis Software EQUIP

Diskusikan kebutuhan bisnis Anda dengan konsultan ahli kami dan dapatkan demonya! GRATIS!

Ingin respon lebih cepat?

Hubungi kami lewat Whatsapp

Icon EQUIP

Aurel
Balasan dalam 1 menit

Aurel
Ingin Demo Gratis?

Hubungi kami via WhatsApp, dan sampaikan kebutuhan perusahaan Anda dengan tim ahli kami
+628111775117
×
Jadwalkan Demo Via WA